search:
|
PinRec

Jaga Kesehatan Tenggorokan Saat Puasa, Hindari 3 Kebiasaan Makan Ini

Ade Irfa Avitri/ Minggu, 07 Apr 2024 05:00 WIB
Jaga Kesehatan Tenggorokan Saat Puasa, Hindari 3 Kebiasaan Makan Ini

Hindari kebiasaan makan yang dapat memperburuk radang tenggorokan. Foto: Pinterest/Freepik


PINUSI.COM - Dalam menjalani ibadah puasa selama Bulan Ramadan, menjaga kesehatan menjadi prioritas utama bagi Umat Muslim.

Salah satu masalah kesehatan yang sering dihadapi adalah radang tenggorokan.

Radang tenggorokan bisa menjadi penghalang dalam menjalani ibadah dengan lancar, terutama saat berbuka puasa atau sahur.

Untuk itu, penting bagi kita menghindari kebiasaan makan tertentu yang dapat memperburuk kondisi tenggorokan.

Berikut ini tiga kebiasaan makan yang sebaiknya dihindari agar tenggorokan tetap sehat menjelang Lebaran.

1. Kurangi Konsumsi Gorengan dan Makanan Berlemak Tinggi

Gorengan memang menjadi salah satu hidangan favorit saat berbuka puasa.

Namun, tahukah Pinusian, konsumsi gorengan dan makanan berlemak tinggi dapat memperburuk radang tenggorokan?

Makanan berlemak tinggi seperti daging merah, makanan manis yang dipanggang, produk susu berlemak tinggi, dan makanan yang digoreng sulit dicerna oleh tubuh.

Lapisan tepung yang kering dan kasar pada gorengan juga dapat mengiritasi tenggorokan.

Jika ingin menghindari radang tenggorokan yang membandel, sebaiknya kurangi konsumsi gorengan dan makanan berlemak tinggi.

Cobalah untuk beralih pada daging tanpa lemak seperti ikan tuna, dada ayam, sirloin, serta produk susu rendah lemak dan sup.

2. Batasi Konsumsi Makanan Pedas dan Saus

Makanan pedas memang memberikan sensasi nikmat saat disantap, tetapi konsumsi berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan.

Makanan pedas seperti saus dan bubuk cabai mengandung zat-zat yang dapat memperburuk peradangan pada tenggorokan.

Selain itu, penggunaan rempah seperti pala, merica, dan cengkeh juga sebaiknya dikurangi.

Jika Pinusian suka dengan sensasi pedas, cobalah untuk mengurangi konsumsi saus dan rempah-rempah tersebut.

Sebagai alternatif, Pinusian dapat menggunakan jahe yang dicampur dengan madu.

Jahe memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang tinggi, sehingga dapat membantu meredakan radang tenggorokan.

3. Hindari Konsumsi Lalapan Mentah

Bagi sebagian orang, mengonsumsi lalapan mentah bersama sambal merupakan kebiasaan yang sulit untuk dihindari.

Namun, saat tenggorokan sedang meradang, sebaiknya hindari mengonsumsi lalapan mentah.

Lalapan mentah memiliki tekstur yang kasar yang dapat memperburuk kondisi tenggorokan yang sedang meradang.

Tekstur kasar tersebut dapat menyebabkan rasa sakit saat menelan makanan.

Jika Pinusian ingin tetap mengonsumsi sayuran, sebaiknya rebus lalapan mentah terlebih dahulu, agar teksturnya menjadi lebih lembut dan mudah ditelan.

Selain itu, cobalah untuk beralih mengonsumsi makanan yang lembut dan setengah padat seperti telur, kentang yang ditumbuk, smoothies, yoghurt, hingga makanan berkuah.

Dengan menghindari kebiasaan makan yang dapat memperburuk radang tenggorokan, Pinusian dapat menjaga kesehatan tenggorokan dengan baik.

Tidak hanya mengatur pola makan, juga penting untuk tetap menjaga keseimbangan antara istirahat dan aktivitas fisik selama Bulan Ramadan.

Semoga tip-tip di atas bermanfaat dan membantu Pinusian menjalani ibadah dengan lancar dan sehat selama Bulan Ramadan ini.

Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankannya! (*)



Editor: Yaspen Martinus
Penulis: Ade Irfa Avitri

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook