Berapa Lama Waktu Penyembuhan Virus Campak Bisa Bertahan di Udara?

Oleh farizMonday, 30th January 2023 | 16:59 WIB
Berapa Lama Waktu Penyembuhan Virus Campak Bisa Bertahan di Udara?

PINUSI.COM - Penyakit campak disebut memiliki level penularan lebih tinggi dari pada Covid-19. Spesialis Ilmu Kesehatan Anak dan Penyakit Tropis menjelaskan, Prof. Hinky Hindra Irawan Satari, SP.A, Subsp, penularan campak dari satu orang bisa sampai ke 13 orang di sekitar.

Penyebab virus tersebut bisa terjadi bila pengidap campak batuk, bersin atau berbicara, lali percikan liur (droplets) yang menyembur ke udara terhirup oleh orang lain. Saat tertular virus, masa inkubasi virus tersebut menimbulkan gejala adalah sekitar 10-14 hari. Kemudian, campak biasanya dimulai dengan gejala ringan hingga sedang, dan sering disertai batuk, pilek, mata meradang dan sakit tenggorokan.

BACA LAINNYA: Polda Jambi Amankan 3 Pelaku Perampokan

"Jadi, virus bertahan di tubuh si anak itu 4 hari sebelum dia menimbulkan gejala melalui batuk, bersin, ludah, berpegangan, atau kontak langsung," kata Hinky.

"Apalagi di dalam ruangan tertutup, virus bisa bertahan selama 2 jam jika ada anak yang terinfeksi campak batuk, bersin, bahkan napas," sambungnya.

Mengapa pentingnya untuk memperhatikan ventilasi udara di dalam ruangan. Jika ruang tertutup, virus campak lebih berpeluang menularkan dari satu orang hingga ke 13 orang lainnya. Jika ventilasi ruang terbuka tingkat penularan jadi lebih rendah.

https://pinusi.com/pinnews/ssgi-ungkapkan-data-stunting-di-tangsel-menurun-hingga-9-persen/

Editor : Costa Rando Masihin

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta