Sunat Perempuan Tidak Disarankan, Kenapa?

Oleh CarrisaeltrTuesday, 7th February 2023 | 13:19 WIB
Sunat Perempuan Tidak Disarankan, Kenapa?

PINUSI.COM - Dalam dunia medis sunat dikenal dengan tindakan membuang sebagian atau kulit yang menutupi bagian depan kelamin, tetapi hal ini umum dilakukan anak laki-laki.

Tetapi ada beberapa tradisi dan kebudayaan sunat yang dilakukan juga pada anak perempuan, biasanya sunat ini tidak diperlukan dan berbahaya. Itulah kenapa prosedur sunat perempuan masih kontroversial.

Sunat pada perempuan bukan suatu tindakan medis, karena praktiknya pun dilarang untuk dilakukan karena ada banyak risiko yang bisa dialami perempuan, seperti :

  • Pendarahan

Biasanya terjadi jika sunat yang dilakukan membuat pembuluh darah pada klirotis terpotong di sekitar alat kelamin.

BACA LAINNYA : Gunting Jari Bayi, Perawat RS Palembang Jadi Tersangka!

  • Gangguan Persalinan

Adanya jalan lahir yang sempit bisa membuat robekan, pendarahan sehabis melahirkan, dan persalinannya menjadi lama serta bisa mengancam nyawa ibu atau bayi yang dilahirkan.

  • Infeksi

Jika prosedur tersebut dilakukan dalam keadaan tidak steril, akan menyebabkan infeksi dan tetanus bahkan bisa menyebabkan kematian.

Pemotongan klirotis ini mengakibatkan rasa nyeri saat berhubungan seksual, bukan hanya itu perempuan juga akan kesulitan dalam mencapai orgasmenya.

Sunat pada anak perempuan merupakan salah satu tindakan menghilangkan dan merusak jaringan genital yang sehat dan normal, juga tidak memberikan manfaat apapun karena hanya membahayakan kesehatan dan keselamatan saja.

Tetapi untuk sunat pada anak laki-laki dapat memberikan banyak manfaat kesehatan dan menjaga alat kelamin tetap bersih, serta mengurangi risiko pria terkena berbagai penyakit.

https://pinusi.com/pinnews/kasus-gagal-ginjal-1-terkonfirmasi-1-masih-suspek/

Editor : Costa Rando Masihin

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta