5 Tanda Red Flag yang Harus Dihindari Sebelum Booking Hotel Atau Penginapan

Oleh sarahsalsabillaThursday, 28th September 2023 | 08:00 WIB
5 Tanda Red Flag yang Harus Dihindari Sebelum Booking Hotel Atau Penginapan
Banyak faktor yang dapat diperhatikan sebelum kamu melakukan perjalanan liburan, termasuk memperhatikan hotel atau penginapan. Foto : Pinterest

PINUSI.COM - Pelayanan dan fasilitas buruk merupakan red flag hotel atau penginapan, yang dapat mengubah liburan impian menjadi mimpi buruk yang harus dihindari.

Banyak faktor yang harus diperhatikan sebelum Pinusian melakukan perjalanan liburan, termasuk memerhatikan hotel atau penginapan.

Selalu perhatikan dan teliti terhadap tanda-tanda red flag tempat yang akan kita kunjungi, termasuk hotel atau penginapan.

Reader's Digest melansir 5 tanda red flag hotel yang dapat Pinusian hindari sebelum melakukan perjalanan liburan, yakni:

1. Foto hotel palsu, tidak sama dengan asli

Terkadang penampilan bisa menipu, terutama di dunia perhotelan. Red flag pertama yang perlu Pinusian ketahui adalah mengenai foto-foto hotel.

Jangan percaya begitu saja pada gambar yang tampak sempurna di situs web hotel ya Pinusian.

Hotel dengan reputasi baik akan memastikan foto-foto mereka profesional, akurat, dan tidak diedit berlebihan

Tapi tidak semua hotel berlaku jujur. Oleh karena itu, sebelum Pinusian memesan, bandingkanlah foto-foto di situs web resmi dengan gambar-gambar yang dibagikan oleh tamu sebelumnya di situs ulasan perjalanan.

2. Kasur tidak nyaman

Saat berlibur, tidur yang nyaman adalah kunci menjaga semangat dan energi.

Kasur dengan sudut tajam, penutup tempat tidur yang buruk, atau bantal pipih, adalah pertanda kasur yang tidak nyaman.

Jika Pinusian melihat red flag ini dalam foto-foto, itu mungkin merupakan petunjuk tidur akan terganggu.

Pastikan untuk mencari gambar-gambar tempat tidur yang terlihat rapi dengan penutup tempat tidur yang bersih, serta kasur yang mengundang dan bantal yang cukup banyak untuk memberi Pinusian tidur malam yang berkualitas.

3. Ulasan hotel yang sudah tidak relevan atau terlalu lama

Mengenali red flag berikutnya adalah penting untuk mendapatkan pemahaman yang akurat tentang pengalaman yang akan Pinusian dapatkan.

Semua ulasan bagus yang sudah lama mungkin terdengar baik, tetapi mereka mungkin tidak mencerminkan keadaan saat ini.

Oleh karena itu, perhatikanlah tanggal ulasan. Ulasan lama, baik positif maupun negatif, mungkin tidak relevan lagi.

Tanggal ulasan sebenarnya sama pentingnya dengan isi ulasan itu sendiri.

4. Harga yang terlalu murah dengan kualitas yang dituliskan

Poin selanjutnya adalah harga yang terlalu murah untuk kualitas yang dijanjikan. Terkadang, penawaran terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.

Jika Pinusian menemukan hotel dengan harga yang jauh lebih rendah dari pesaing dengan fasilitas serupa, jangan terburu-buru memesan.

Banyak hotel menerapkan sistem 'penetapan harga dinamis' yang mengatur tarif berdasarkan permintaan.

5. Respon hotel yang buruk terhadap ulasan negatif

Terakhir, mari kita bicarakan tentang bagaimana hotel merespons ulasan. Ini adalah red flag yang sangat penting untuk diperhatikan.

Tidak semua ulasan akan positif, dan itu adalah hal yang wajar. Namun, bagaimana hotel merespons ulasan negatif, dapat memberikan gambaran tentang kualitas layanan mereka.

Jika hotel merespons secara tidak profesional atau kasar terhadap ulasan negatif, itu bisa menjadi indikasi mereka tidak memperlakukan tamu dengan baik.

Pastikan untuk melihat bagaimana hotel menangani kritik dan ulasan negatif.

Dalam perjalanan Pinusian selanjutnya, jangan biarkan red flag di hotel menggagalkan rencana. (*)

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta