Jalan Cerdas, Proyek Debut Digitalisasi & Revolusi Mobilitas Italia

Oleh CarrisaeltrThursday, 11th February 2021 | 08:52 WIB
Jalan Cerdas, Proyek Debut Digitalisasi & Revolusi Mobilitas Italia

Jalan cerdas, sebuah inovasi teknologi jalan raya yang mampu memandu kendaraan secara mandiri

PINUSI.COM - Jalan cerdas, istilah yang mungkin masih asing di telinga kebanyakan masyarakat. Gambaran ringkasnya, merupakan sistem pintar terintegrasi, hasil dari padu padan antara teknologi dengan sistem pengelolaan jalan raya. Apa mungkin bisa?

Ya, bisa! Konsep ini bukan sekadar wacana imajinatif belaka, melainkan sudah di tahap eksekusi pengerjaan proyek skala nasional, di sejumlah negara-negara maju. Sebut saja Italia, sebagai salah satu contohnya.

Perusahaan pengelola jalan raya nasional Italia, Anas menjalin kemitraan degan Tecnositaf, menggarap proyek jalan raya berbasis teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Ruas jalan di wilayah Cortina Italia, adalah objek uji coba proyek bersama kedua perusahaan itu.

Di jalan sepanjang 80 km tersebut, terdapat sejumlah perangkat kamera dan sensor yang memungkinkan setiap kendaraan yang melintas dapat saling terhubung. Dengan begitu, para pengendara bisa mendapat informasi terkait pantauan arus lalu lintas, informasi kecelakaan, juga kemacetan secara real time. Selain itu, pengendara juga bisa mengakses layanan darurat lebih cepat, ketika terjadi insiden.

Giuseppe Celia Magno, CEO Tecnositaf, kepada Tecnositaf kepada surat kabar Italia La Stampa, mengutip RideApart, meyakini proyek jalan cerdas ini akan menjadi teknologi yang memungkinkan untuk menuntun kendaraan mengemudi secara otonom.

Selain itu, tutur dia, keberadaan proyek ini merupakan bagian dari rangkaian proses digitaliasi dan revolusi mobilitas. Harapannya di masa depan, jalan cerdas ini bisa menjadi sarana untuk mengintegrasikan kendaraan dengan jalan raya.

"Hari ini kami bergerak menuju 5G, tetapi protokol untuk standar masa depan masih belum ada ketentuan. Pengalaman di Cortina adalah semacam "demo" yang memungkinkan kami melihat bagaimana jalan di masa depan akan bekerja. Proyek ini memiliki relevansi internasional," jelas dia.

Terkini

GP Mandalika Tidak Laku ? Tiket Baru Terjual Segini
GP Mandalika Tidak Laku ? Tiket Baru Terjual Segini
PinSport | in 4 hours
Polisi Masih Buru IS, Tersangka Pembunuhan Penjual Gorengan, Keluarga Minta IS Menyerahkan Diri
Polisi Masih Buru IS, Tersangka Pembunuhan Penjual Gorengan, Keluarga Minta IS Menyerahkan Diri
PinNews | in 4 hours
Spoiler Lengkap One Piece Chapter 1127: Petualangan Baru di Negeri Misterius Elbaf
Spoiler Lengkap One Piece Chapter 1127: Petualangan Baru di Negeri Misterius Elbaf
PinTertainment | in 4 hours
IShowSpeed Pecahkan Rekor Live Streaming 1 Juta Penonton  di Indonesia Selama Tur Asia
IShowSpeed Pecahkan Rekor Live Streaming 1 Juta Penonton di Indonesia Selama Tur Asia
PinTertainment | 12 hours ago
Batik Diklaim Milik  Malaysia, IShowSpeed: Batik Dari Indonesia
Batik Diklaim Milik Malaysia, IShowSpeed: Batik Dari Indonesia
PinTertainment | 12 hours ago
Hindari Makanan Ini Untuk Kalian yang Sedang Diet
Hindari Makanan Ini Untuk Kalian yang Sedang Diet
PinRec | 13 hours ago
Game Viral "Flappy Bird" Akan Hadir Kembali
Game Viral "Flappy Bird" Akan Hadir Kembali
PinTect | 14 hours ago
Apple Resmi Luncurkan iOS 18 dengan Segudang Fitur Baru: Apa Saja Fitur yang Menarik?
Apple Resmi Luncurkan iOS 18 dengan Segudang Fitur Baru: Apa Saja Fitur yang Menarik?
PinTect | 14 hours ago
30 Pemain Timnas Indonesia U-20 Siap Bertarung di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025
30 Pemain Timnas Indonesia U-20 Siap Bertarung di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025
PinSport | 15 hours ago
Sempat Jadi Barang Favorit Emak-Emak Indonesia, Kini Tupperware Resmi Ajukan Bangkrut
Sempat Jadi Barang Favorit Emak-Emak Indonesia, Kini Tupperware Resmi Ajukan Bangkrut
PinNews | Wednesday, 18th September 2024 | 14:52 WIB