google.com, pub-9849129221648607, DIRECT, f08c47fec0942fa0

search:
|
PinTertainment

Kuasa Hukum Optimis Teuku Ryan dan Ria Ricis Rujuk

Sarah Salsabilla/ Rabu, 03 Apr 2024 07:30 WIB
Kuasa Hukum Optimis Teuku Ryan dan Ria Ricis Rujuk

Dedi Rizal Armidi, kuasa hukum Teuku Ryan, optimis peluang kliennya rujuk dengan Ricis masih terbuka. Foto: Instagram@riaricis1795 & @teukuryantr


PINUSI.COM - Dedi Rizal Armidi, kuasa hukum Teuku Ryan, merasa puas atas keterangan yang disampaikan saksi pada lanjutan sidang cerai kliennya dari Ria Ricis.

Ia optimis peluang Ryan rujuk dengan Ricis masih terbuka. 

Dedi menyebut Ria Ricis dan Teuku Ryan masih berkomunikasi dengan baik.

Ia mengatakan, hal itu terlihat di sepanjang jalannya sidang cerai, yang mengagendakan mendengar keterangan saksi dari pihak tergugat.

"Oh iya, kami masih optimis, dan lagi hari ini kita masih surprise juga prinsipal datang."

"Jadi satu kesempatan baik tadi Ryan dan Ricis sempat berdiskusi, sempat berbicara."

"Setelah kalian keluar tadi masih berkomunikasi."

"Nah, itu yang kita harapkan,"  ujar Dedi Rizal Armidi di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (1/4/2024).

Dedi mengatakan, momen Ricis dan Ryan dapat berkomunikasi seperti ini yang diharapkan terus terjadi.

Menurutnya, kedua belah pihak harus aktif menciptakan momen itu ke depannya.  

"Kesempatan dan momen seperti inilah yang kami harapkan, kedua belah pihak mesti harus aktif."

"Sementara kita lagi bukti-buktian, mereka ngobrol di belakang," ungkapnya.

Terkait pengakuan pihak Ricis yang bersikeras ingin bercerai, kata Dedi, itu wajar ditunjukkan kubu Ricis selaku penggugat.

Apalagi, gugatan mereka sedang berproses di pengadilan. 

"Kalau keukeuh ya namanya mengajukan gugatan, apalagi didampingi pengacara, tentunya mereka akan mempertahankan dalilnya, itu wajar," imbuh Dedi.

Meski begitu, selama proses sidang bergulir, ia menyebut kuasa hukum masing-masing harus membuka ruang, mencari jalan mempertahankan rumah tangga Ria Ricis dan Teuku Ryan. 

"Selama proses sidang, baik penggugat dan kuasa hukumnya harus membuka ruang dan kesempatan untuk kita mencari jalan, untuk merujukkan mereka kembali," beber Dedi Rizal Armidi. (*)



Editor: Yaspen Martinus
Penulis: Sarah Salsabilla

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook