PINUSI.COM - Chapter 99 dari manga Record of Ragnarok akhirnya rilis, menampilkan pertarungan yang sangat dinantikan antara Simo Häyhä dan Loki. Bab ini langsung memperlihatkan bagaimana dua petarung ikonik ini memasuki arena pertempuran yang berubah menjadi lanskap bersalju Finlandia, memberikan keunggulan tersendiri bagi Simo.
Simo Häyhä, Sniper Legendaris yang Mematikan
Heimdall membuka bab ini dengan memperkenalkan Simo Häyhä, yang dijuluki White Death, seorang penembak jitu paling mematikan dalam sejarah manusia. Simo telah menghabisi sekitar 500 musuh selama Perang Musim Dingin melawan Uni Soviet dalam waktu kurang dari 100 hari.
Simo terlihat menuruni bukit bersalju bersama anjing kesayangannya sebelum akhirnya memberikan perintah kepada anjing tersebut untuk tetap di tempat sementara ia bersiap memasuki arena.
Arena Pertarungan: Medan Perang Finlandia
Arena pertarungan kali ini adalah rekonstruksi medan perang Finlandia di musim dingin, sebuah permintaan khusus dari Simo Häyhä. Dengan latar belakang salju yang tebal dan kondisi medan yang sulit, arena ini tampaknya memberikan keuntungan bagi Simo dalam mengatur strategi tempur melawan dewa yang licik seperti Loki.
Kemunculan Loki yang Nyentrik
Tiba-tiba, suasana di arena berubah dengan kehadiran Loki yang turun dari atas dengan gerakan menari yang eksentrik. Afrodit dan Sif langsung mengenali sifat unik Loki yang memang penuh dengan trik dan tipu daya. Heimdall pun memperkenalkan Loki sebagai dewa penipu yang dikenal dengan kecerdasannya dalam menciptakan kekacauan.
Para dewa di tribun penonton tampak meragukan kemampuan Simo Häyhä untuk mengalahkan Loki. Bahkan Forseti terlihat ketakutan dengan kehadiran Loki yang penuh misteri ini.
Brunhilde Mulai Khawatir
Sementara itu, Brunhilde mulai menunjukkan kekhawatiran karena hingga saat ini, Golden Siegfried belum juga muncul di arena. Di bagian VIP, Ares tampak frustrasi dan mempertanyakan mengapa Loki memilih medan salju yang seolah lebih menguntungkan lawannya. Namun, Zeus justru menduga bahwa Loki sudah menyiapkan rencana licik di balik pemilihan arena ini.
Simo Häyhä Bersiap Membidik Loki
Dalam salah satu adegan paling menegangkan, Simo Häyhä terlihat mulai mengincar Loki dari kejauhan, siap untuk menembak. Namun, tiba-tiba asap hitam muncul, mengejutkan Simo. Ternyata, Loki telah berpindah tempat mendekati lokasi Simo berada. Meski demikian, Loki sendiri tampaknya masih belum mengetahui posisi pasti Simo.
Loki kemudian menggunakan pengeras suara untuk mengejek Simo, mengatakan bahwa lokasi ini seharusnya familiar baginya. Selain itu, Loki juga memberikan beberapa petunjuk tersembunyi yang ada di sekitar hutan, memancing Simo untuk keluar dari persembunyiannya.
Loki Memanggil Odin, Hercules, dan Thor?
Heimdall dan para penonton terkejut ketika Loki tiba-tiba menggunakan teknik misterius yang disebut Samen, di mana ia memanggil tiga dewa kuat: Odin, Hercules, dan Thor. Namun, belum diketahui apakah tiga sosok tersebut benar-benar nyata atau hanya ilusi yang dibuat Loki, seperti boneka Brunhilde yang ada di kamarnya.
Akan Seperti Apa Akhir Pertarungan Ini?
Chapter ini berakhir dengan ketegangan tinggi. Apakah Simo Häyhä mampu mengalahkan Loki dengan trik-triknya yang licik? Bagaimana dengan nasib Golden Siegfried? Akankah mereka akhirnya keluar dari Tartarus dan menuju Valhalla untuk menghentikan Odin?
Kita tunggu kelanjutan pertarungan epik ini di chapter berikutnya yang kemungkinan akan rilis dalam satu atau dua hari ke depan.