Viral di X, Hamish Daud Diduga Tak Bayar Gaji Karyawan

Oleh ferdiTuesday, 26th December 2023 | 11:00 WIB
Viral di X, Hamish Daud Diduga Tak Bayar Gaji Karyawan
Hamish Daud dituding tak bayar gaji karyawannya. Instagram@Hamish Daud

PINUSI.COM - Nama Hamish Daud menjadi viral di media sosial.

Suami Raisa itu dituding tidak menggaji karyawan yang bekerja di perusahaannya.

Unggahan tentang Hamish Daud tidak menggaji karyawan tersebar di media sosial X.

Akun@muthiastp membuat utas tentang kasus tersebut.

Diduga, Hamish Daud tidak menggaji karyawan selama lebih dari tiga bulan lamanya.

"Octopus itu platform yang dibangun Hamish Daud sama temen-temennya buat ngumpulin sampah bekas pakai."

"Ada yang pakai juga? Karyawan enggak dibayar, tapi malah jalan-jalan ini Bang Hamish. Gimana ini?" Tulis akun Twitter @muthiastp yang dilihat pada Minggu (24/12/2023).

Pemilik akun mengaku banyak menerima pesan langsung alias Direct Message.

Warganet mengirimkan pesan berisi pengaduan dan kabar perihal Octopus sudah gulung tikar.

Banyak warganet yang mengadu gajinya belum dibayar oleh Hamish Daud selama tiga bulan. Bahkan, Hamis Daud disebut kabur saat ditanyakan perihal tersebut.

"Ada beberapa lagi yang DM, karyawannya sendiri. Dia bilang berita ini valid bahkan, semua hak mereka tertahan, termasuk BPJS kesehatan nggak bisa diakses karena perusahaan masih nunggak bayarnya," ujar pemilik akun.

"Katanya CEO (Moehammad Ichsan), CMO (Hamish Daud) ngilang saat ditanya nasib mereka," sambungnya.

Pemilik akun X @muthiastp pun memberikan bukti tangkapan layar dari keluhan warganet yang diduga karyawan Hamish Daud.

Bahkan, ada warganet yang menuliskan sebuah hadis yang menuding Hamish Daud telah melakukan zalim.

"Sebab, ini termasuk dalam perbuatan zalim. Menunda penunaian kewajiban padahal mampu adalah kezaliman (HR. Bukhari & Muslim) 'Orang yang menunda kewajiban, halal kehormatannya dan pantas mendapatkan hukuman'(HR. Abu Daud No.3628, hasan)," tulis warganet dengan akun @black****

"Tolong dong perhatikan Pelestarinya, sudah 3 minggu tidak bisa tarik uang. Mau sampai kapan?" tanya akun @gelar_****

"Pelestarimu kelaparan pak. Sudah hampir sebulan tidak bisa tarik uang, mereka juga ada keluarga, kebutuhan, operasional setiaphari dan lain-lain. Tolonglah diperhatikan pelestarimu yang sudah berjuang di garda terdepan," komentar akun @leonhen*****

"Pantes 3x reschedule dan nggak ada inisiatif berkabar duluan, pelestariannya nggak dibayar-bayar? Mengecewakan sekali," kata akun @annissa.para*****

Berdasarkan penelusuran dari akun Instagram milik Raisa, terlihat Hamish Daud bersama sang anak tengah liburan ke pulau.

"Uhuuu malem-malem kangen Zawi & Bapak. Kali ini 4 malam perginya. Tapi lucu banget mereka lagi Daddy Daughter week berduaan adventure ke suatu pulau," tulis Raisa.

Postingan itu pun langsung dibanjiri komentar dari warganet. Banyak warganet yang menghujat Hamish Daud dan menilai Hamish Daud sebagai figur publik yang bermasalah atau problematik.

"Waduh problematik ternyata," tulis akun @byej****

"Buset ini laki dari kemarin trouble mulu dah," kata akun @wikawk****

"Orang ini berarti beneran problematik ya. Jadi keinget dulu masih suka nonton MTMA, doi sendirian nggak diajakin makan mie instan ramai-ramai sama kru MTMA, karena dianggap 'nyebelin' haha. Terus curcol di tendanya sendirian. Mas Daud Mas Daud," komentar akun @anin*****

Hamish Daud menjabat Chief Marketing Officer (CMO) sekaligus Co-Founder Octopus. Ia mengeklaim aplikasi karya anak bangsa ini dapat membantu masyarakat mengelola sampah.

Octopus diyakini dapat mendukung ekonomi sirkular dan dapat membantu produsen dalam melacak dan mengumpulkan produk bekas konsumsi, baik yang bisa didaur ulang maupun tidak. Tim pekerja Octopus disebut sebagai pelestari. (*)

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta