Pengadilan Seattle Amerika Serikat Perintahkan Pendiri Binance Changpeng Zhao Harus Pakai Alat Pelacak

Oleh AndikaFriday, 1st March 2024 | 03:30 WIB
Pengadilan Seattle Amerika Serikat Perintahkan Pendiri Binance Changpeng Zhao Harus Pakai Alat Pelacak
Changpeng Zhao, pendiri Binance, harus menyerahkan paspornya dan mengenakan alat pelacak, jika tidak ingin ditahan. Foto: Binance

PINUSI.COM - Keseharian yang dilakukan pendiri Binance, Changpeng Zhao, akan membuat situasi semakin rumit.

Zhao harus menyerahkan paspornya dan mengenakan alat pelacak jika dia tidak ingin ditahan.

Dalam kesepakatan penyelesaian kasus di luar pengadilan yang dibuat antara jaksa dan Binance, tindakan yang harus dilakukan Zhao diatur dalam kesepakatan tersebut, yang akhirnya disetujui oleh hakim.

Hakim Seattle Richard Jones menyetujui persyaratan Binance untuk membayar denda US$ 1,81 miliar dan menyerahkan US$ 2,51 miliar sebagai aset sitaan.

Hakim juga menyetujui perubahan syarat jaminan Zhao.

Jaksa menyatakan, perubahan tersebut dilakukan untuk mengubah perintah hakim agar Zhao tetap berada di Amerika Serikat, dan tetap di bawah pengawasan petugas pengadilan, hingga jadwal sidang pada 30 April 2024.

Kondisi tambahannya, Zhao harus memberi tahu rencana perjalanannya tiga hari sebelum meninggalkan rumah, menyerahkan paspornya, dan tetap tinggal di 'kediaman' yang disetujui.

Selain itu, petugas pra-sidang menyarankan agar Zhao memakai pelacak lokasi.

Hingga saat ini, Zhao masih dibebaskan dari penjara karena telah membayar jaminan senilai US$ 175 juta.

Pada November lalu, pria yang juga dikenal sebagai CZ ini mengaku bersalah atas tuduhan pencucian uang.

Pengakuan bersalah Zhao adalah bagian dari perjanjian yang dibuat antara Binance dan otoritas hukum AS.

Binance mengaku bersalah agar penegak hukum AS menghentikan penyelidikan kriminal terkait aktivitasnya.

Investigasi dimulai setelah bursa kripto terbesar di dunia tersebut tidak melaporkan sekitar 100.000 transaksi mencurigakan yang melibatkan kelompok teroris, yang diidentifikasi oleh pemerintah AS seperti Al Qaeda dan ISIS.

Selain itu, konten eksploitasi seksual anak juga dijual di Binance, yang juga menerima sebagian besar kripto yang dihasilkan oleh peretas yang dikenal sebagai ransomware. (*)

Terkini

Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan, Jasa Marga Dukung Diskresi Polisi dan Imbau Pengguna Antisipasi Kepadatan
Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan, Jasa Marga Dukung Diskresi Polisi dan Imbau Pengguna Antisipasi Kepadatan
PinNews | in 3 hours
Nova Arianto Bersyukur Usai Kemenangan Timnas U-17 Atas Korea Selatan di Piala Asia 2025
Nova Arianto Bersyukur Usai Kemenangan Timnas U-17 Atas Korea Selatan di Piala Asia 2025
PinSport | in 3 hours
Ini Alasan Ruben Onsu Mualaf,  Ternyata Bertemu Sosok Ini...
Ini Alasan Ruben Onsu Mualaf, Ternyata Bertemu Sosok Ini...
PinTertainment | in 2 hours
Lebaran H+5, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung: Satwa Favorit Jadi Daya Tarik Utama
Lebaran H+5, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung: Satwa Favorit Jadi Daya Tarik Utama
PinNews | 21 minutes ago
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
PinSport | an hour ago
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau  iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
PinTect | 2 hours ago
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
PinTertainment | 2 hours ago
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta