Pembeli Apple Vision Pro Minta Refund ke Toko karena Mengalami Mual dan Pusing

Oleh AndikaTuesday, 20th February 2024 | 02:30 WIB
Pembeli Apple Vision Pro Minta Refund ke Toko karena Mengalami Mual dan Pusing
Pengguna Apple Vision Pro mengaku mual setelah menggunakan headset seharga Rp54,7 juta itu. Foto: Apple

PINUSI.COM - Setelah menggunakan kacamata VR/AR milik Apple Vision Pro seharga US$3.500 atau Rp54,7 juta, beberapa pembeli pertama kembali ke toko tempat mereka membeli, karena merasa tidak nyaman, bahkan mual saat menggunakannya.

Pengguna juga mengeluh tentang berat perangkat, yang sebagian besar terletak di bagian depan.  

Selain itu, seorang insinyur lain berbagi pengalaman buruknya di media sosial X, mengeluh tentang pemrograman Vision Pro yang tidak memuaskan dan masalah fokus yang menyebabkan sakit kepala.

Seperti yang dikatakan oleh pakar produk Parker Ortolani, ada kemungkinan Apple Vision Pro dapat menyebabkan pembuluh darah di mata pecah. Setidaknya satu orang mengalami pengalaman memerah mata.

Apple menjual Vision Pro pertama kali pada 2 Februari 2024. Untuk gelombang pertama pembeli, Apple memungkinkan pengembalian produk dalam waktu 14 hari setelah pembelian.

Bagi beberapa pembeli Apple Vision Pro, kesan pertamanya sudah hilang dua pekan setelah peluncurannya.

Dalam beberapa hari terakhir, banyak pengguna Vision Pro yang mengumumkan headset mahal tersebut akan dikembalikan.

Namun, salah seorang pengguna Reddit menyatakan, perangkat ini tidak cocok untuk hiburan, dan tidak dapat dimainkan jika kurang produktif.

Dia berpendapat, Apple Vision Pro tidak perlu disimpan.

Carter Gibson, Manajer Senior Google, juga menyatakan pendapat yang sama.

Gibson juga meragukan efisiensi membuat slide di Vision Pro, dibandingkan menggunakan mouse dan kibor.

Dia juga kesulitan melakukan multitasking antar-windows.

Masa depan Vision Pro akan dipengaruhi oleh kelompok pengguna awal yang lantang ini.

Sebagian besar dari mereka yang mengeluhkan masalah dengan perangkat ini juga menyatakan keinginan mencoba generasi kedua dari Vision Pro. (*)

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta