Amerika Serikat Selidiki Dugaan Facebook Jual Obat Terlarang

Oleh AndikaTuesday, 19th March 2024 | 01:00 WIB
Amerika Serikat Selidiki Dugaan Facebook Jual Obat Terlarang
Pihak Meta mengeklaim kebijakan perusahaan melarang penjualan obat-obatan terlarang. Foto: Vectezzy

PINUSI.COM - Kejaksaan Amerika Serikat (AS) di wilayah bagian Virginia menyelidiki dugaan keterlibatan Facebook milik Meta, dalam pemberian fasilitas dan pengambilan keuntungan dari penjualan obat terlarang.

Tahun lalu, pihak kejaksaan mengajukan pertanyaan, sebagai bagian dari penyelidikan terkait kandungan narkoba atau penjualan gelap obat-obatan melalui platform Meta.

Informasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) juga membantu penyelidikan.

Namun, ada catatan kecil yang menyatakan penyelidikan tidak selalu menghasilkan tuntutan.

Meskipun demikian, surat kabar AS itu juga memuat bantahan dari pihak Meta, atas laporan mereka diduga terlibat dalam penjualan obat-obatan terlarang.

Pihak Meta mengeklaim kebijakan perusahaan melarang penjualan obat-obatan terlarang.

Juru bicara kejaksaan dan FDA bahkan menolak memberikan pernyataan kepada sejumlah media.

Sementara, Nick Clegg, Presiden Bagian Urusan Global Meta, mengumumkan melalui akun media sosial X, Meta telah bekerja sama dengan Departemen Negara Amerika Serikat, Kantor PBB tentang Obat dan Kriminal, dan Snapchat, untuk mencegah penyebaran obat terlarang di internet. (*)

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta