Hati-hati! Menonton Video Tertentu di YouTube Bisa Berurusan dengan Polisi

Oleh AndikaSaturday, 30th March 2024 | 03:00 WIB
Hati-hati! Menonton Video Tertentu di YouTube Bisa Berurusan dengan Polisi
Investigator federal Amerika Serikat mencurigai individu yang menonton video tertentu, terlibat dalam penyelidikan besar sindikat kriminal. Foto: Freepik

PINUSI.COM - Google diminta memberikan nama, alamat, nomor telepon, alamat IP, dan aktivitas pengguna YouTube, yang membuka dan menonton video tertentu.

Hal ini ternyata memiliki dampak yang signifikan.

Karena itu, investigator federal Amerika Serikat mencurigai individu yang menonton video tertentu, terlibat dalam penyelidikan besar sindikat kriminal.

Ternyata, polisi mengunggah video-video yang disebut sebagai 'jebakan,' untuk menyamar sebagai pelaku pencucian uang kripto dengan nama pengguna elonmuskwhm.

Investasi mengirimkan tautan ke video tutorial YouTube, yang menggambarkan penggunaan drone untuk mengintegrasikan software realitas tertambah (AR).

Video itu telah ditonton lebih dari 30.000 kali, dan ribuan orang yang menontonnya tampaknya tidak terlibat dalam kasus kriminal tersebut.

Namun, penyidik federal meminta Google, perusahaan induk YouTube, memberikan data pribadi penonton dari 1 Januari hingga 8 Januari 2023.

Google menyatakan, mereka memiliki prosedur yang ketat untuk melindungi privasi pengguna, tetapi Forbes tidak dapat memastikan apakah Google mengikuti perintah itu.

Para pakar privasi khawatir tentang perintah kepolisian untuk menyerahkan data.

Namun, investigator federal percaya permintaan data tersebut sah, karena berkaitan dengan proses investigasi kasus kriminal. (*) 

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta