KURANG PANTAUAN, HACKER RETAS WEBSITE PENTING DENGAN SITUS JUDI ONLINE

Oleh adminnewsMonday, 30th August 2021 | 14:50 WIB
KURANG PANTAUAN, HACKER RETAS WEBSITE PENTING DENGAN SITUS JUDI ONLINE

Kurangnya pengecekan secara berkala membuat banyak website yang terkena hack

PINUSI.COM – 4 bulan lagi kita akan meninggalkan tahun 2021. Selama itu, banyak sekali kejadian yang datang seperti dunia teknologi khususnya di pemerintahan. Pasalnya, sebanyak 291 website negara mengalami peretasan.

Laporan ini berdasarkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Mereka menyebutkan bahwa peretasan terjadi dengan menyisipkan konten judi online. Tentu, ini bukan hal yang tidak sejalur dengan website-website pemerintahan tersebut.

aksi peretas pun berbagai macam. contohnya seperti tidak mengganti lama utama dari website, tetapi menambahkan halaman pada domain yang sedang teretas. Sehingga, muncul tampilan judi online pada website.

"Ada halaman baru pada directory domain situs yang dijadikan halaman judi online. Situs web perguruan tinggi menjadi sasaran tertinggi para peretas untuk dijadikan situs judi online," kata Anton Setyawan, Juru bicara BSSN.

Selain mengincar situs pemerintah, hacker pun juga mencari target lainnya seperti website sekolah, dan perguruan tinggi sebagai target empuk paling banyak tersusupi judi online. Sedangkan mereka juga menyasar beberapa website random lainnya.

Faktor utama kenapa domain-domain tersebut gampang terbobol adalah karena kurangnya keamanan pada kelolah website. Seharusnya ada pengecekan terhadap kekuatan dan ketahanan secara berkelanjutan.

Yeo Siang Tiong, General Manager Southeast Asia perusahaan keamanan siber Kaspersky menyebutkan ada cara yang dapat dilakukan jika website resmi terlanjur mendapat retasan dari hacker.

“Hal pertama yang harus dilakukan, segera mengganti kata sandi, menilai jangkauan serangan, dan menerapkan strategi deteksi dan respons,” jelas Yeo.

Berikut beberapa sub domain yang tersusupi judi online:

  • go.id ada 37 situs
  • biz.id sebanyaknya ada 82
  • ac,id tersusupi sebanyak 68
  • dsb.

(Boy)

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta