Naturalisasi Ole Romeny: Menanti Arahan Presiden dan Target Maret 2025

Oleh Faiz AkramThursday, 21st November 2024 | 18:49 WIB
Naturalisasi Ole Romeny: Menanti Arahan Presiden dan Target Maret 2025
Naturalisasi Ole Romeny: Menanti Arahan Presiden dan Target Maret 2025 (Instagram/@erickthohir)

PINUSI.COM - Proses naturalisasi Ole Romeny, penyerang FC Utrecht berusia 24 tahun, masih menunggu arahan dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengungkapkan bahwa Romeny diharapkan dapat memperkuat Timnas Indonesia pada Maret 2025, demi mengatasi masalah produktivitas lini serang yang selama ini menjadi kelemahan Garuda.

Sebelumnya, pelatih Shin Tae-yong sering mengeluhkan penyelesaian akhir yang kurang maksimal dari para penyerang Timnas. Untuk itu, PSSI berusaha mempercepat proses naturalisasi Ole Romeny guna memperkuat daya gedor Indonesia.

“Saya belum menerima dokumen formal dari PSSI dan Pak Erick (Thohir), tetapi kemarin beliau menyampaikan bahwa proses Ole sudah berjalan. Kami tinggal menunggu arahan dari Bapak Presiden, dan harapannya Ole bisa bermain pada Maret,” ujar Dito saat ditemui di Media Center Kemenpora, Rabu (20/11/2024).

Ole Romeny, yang sebelumnya menyaksikan langsung laga Indonesia melawan Jepang pada 15 November 2024, juga disebut telah menjalani pemeriksaan medis di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan administrasi agar proses naturalisasi berjalan lancar.

Selain Ole, Dito Ariotedjo menegaskan bahwa pemerintah tetap membuka peluang bagi pemain-pemain lain untuk dinaturalisasi demi meningkatkan prestasi Timnas Indonesia.

“Kita menunggu hasil riset dan komunikasi dari PSSI. Yang terpenting, siapa pun yang dinaturalisasi harus mampu memberikan hasil terbaik,” tambahnya.

Dengan target debut Romeny pada Maret 2025, harapan besar disematkan pada penyerang asal Belanda ini untuk menjadi solusi atas problem lini serang Garuda. Akankah kehadirannya membawa perubahan signifikan bagi Timnas Indonesia? Para suporter tentu menanti dengan penuh antusiasme.

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta