search:
|
PinNews

Tanpa Perayaan Spesial, Warga Gaza Rayakan Iduladha di Tengah Reruntuhan Perang

Dita Saputri/ Selasa, 18 Jun 2024 21:00 WIB
Tanpa Perayaan Spesial, Warga Gaza Rayakan Iduladha di Tengah Reruntuhan Perang

Sejumlah relawan MER-C bersama warga Gaza tengah menjalankan ibadah salat Iduladha di salah satu masjid yang mengalami kerusukan akibat serangan tentara Israel. Foto: MER-C


PINUSI.COM - Ketua Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Sarbini Abdul Murad menceritakan mencekamnya suasana Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah yang dijalani rakyat Palestina di tengah gempuran tentara Zionis Israel.


Hal ini disampaikan Sarbini berdasarkan penuturan sejumlah relawan MER-C yang sampai saat ini masih bertahan di Jalur Gaza.


Ia menyebut, perayaan Iduladha di Palestina cukup memprihatinkan.


Para relawan bersama masyarakat setempat harus menjalankan ibadah salat id di tengah puing-puing bangunan yang rusak akibat agresi militer yang dilakukan tentara Israel.


“Bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1445 H, tim MER-C turut merayakannya bersama warga Gaza di tengah keprihatinan akibat agresi yang masih terus berlangsung,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (18/6/2024).


Sarbini menuturkan, para relawan MER-C yang terdiri dari empat tenaga medis dan tiga tenaga non-medis itu terpaksa menjalankan salat id di sebuah masjid yang ada di lingkungan RS Nasser, Gaza bagian Selatan.


“Meski mengalami banyak kerusakan, Masjid ini masih terus dimanfaatkan oleh warga Gaza untuk beribadah,” ujarnya.


Tak ada perayaan yang spesial bagi warga Gaza di momen Iduladha tahun ini.


Sebab, mereka terpaksa hidup di tengah kondisi menceman yang tengah berlangsung.



Meski dalam kondisi serba terbatas, namun para relawan dan masyarakat sekitar bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk dan khidmat.


“Salat Iduladha dilaksanakan oleh Tim MER-C bersama Tim Medis lokal dan sejumlah relawan serta warga sekitar,” tuturnya.




Editor: Cipto Aldi
Penulis: Dita Saputri

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook