PINUSI.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri berhak mengajukan praperadilan, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan memeras bekas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
"Saya kira praperadilan memang menjadi hak semua orang (yang) mengalami proses penyidikan, dan hak itu harus diberikan," ungkap Listyo kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Kendati begitu, Listyo mengatakann, penyidik Polri juga harus siap mempertanggungjawabkan proses penetapan tersangka, dalam sidang praperadilan yang akan digelar pada Senin 11 Desember 2023.
"Penyidik itu juga harus melakukan yang sama, dan nanti sudah menetapkan tersangka tentunya juga harus siap untuk dipertanggungjawaban di sidang praperadilan tersebut."
"Saya kira itu berlaku secara umum," tuturnya.
Listyo menyebut, terkait barang bukti dan data pendukung dalam penetapan Firli Bahuri sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, siap diuji di pengadilan.
"Ya intinya, nanti biar diuji oleh hakim yang melaksanakan kegiatan yang memimpin sidang praperadilan," ucap Listyo.
Sebelumnya, Firli Bahuri mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, terkait penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan.
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) kemudian menerima surat permohonan praperadilan dari Firli Bahuri pada Jumat (24/11/2023) lalu.
"Pada Hari Jumat 24 November 2023, kepaniteraan pidana PN Jaksel telah menerima permohonan praperadilan atas nama pemohon Firli Bahuri," ungkap Humas PN Jakarta Selatan Djuyamto lewat keterangan tertulis.
Djuyamto mengatakan, Ketua PN Jakarta Selatan juga telah menunjuk hakim tunggal untuk memeriksa dan mengadili perkara permohonan peradilan tersebut.
"Ketua PN Jaksel telah menunjuk hakim tunggal Imelda Herawati untuk memeriksa dan mengadili perkara permohonan peradilan tersebut," terangnya.
Menurut Djuyamto, hakim tunggal tersebut menetapkan jadwal sidang pertama pada Senin 11 Desember 2023. (*)