KPK Bilang Kerugian Negara dalam Kasus Dugaan Korupsi APD di Kementerian Kesehatan Mencapai Lebih dari Rp625 Miliar

Oleh Prasetio02Thursday, 25th January 2024 | 11:00 WIB
KPK Bilang Kerugian Negara dalam Kasus Dugaan Korupsi APD di Kementerian Kesehatan Mencapai Lebih dari Rp625 Miliar
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri. (Foto: KPK)

PINUSI.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi alat pelindung diri (APD) di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), mencapai lebih dari Rp625 miliar.

"Kerugian sementaranya dari perhitungan yang kemudian dalam proses penyelidikan kan sudah kami peroleh."

"Sekitar Rp625 miliar lebih," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan Rabu, (24/1/2024).

Ali menyatakan, KPK akan mengonfirmasi perhitungan kerugian negara tersebut dengan ahli terkait. 

KPK bertekad menyelidiki kasus ini hingga tuntas, dan memastikan penegakan hukum yang adil.

"Nanti pasti kami konfirmasi kepada ahli perhitungan kerugian keuangan negara."

"Kemudian, kami panggil tersangkanya. Lakukan penahanan dan dilanjutkan prosesnya sampai kemudian penutupannya di persidangan," tambahnya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek APD Covid-19 di Kemenkes senilai Rp3,03 triliun untuk 5 juta set APD Covid-19. 

KPK menduga korupsi proyek ini merugikan keuangan negara hingga ratusan miliar rupiah. 

KPK telah meminta Ditjen Imigrasi untuk mencegah lima orang terkait, yakni Budi Sylvana (PNS), Harmensyah (PNS), Satrio Wibowo (swasta), Ahmad Taufik (swasta), dan A Isdar Yusuf (advokat), agar tidak bepergian ke luar negeri. (*)

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta