<strong>Red Notice Interpol Terlambat Terbit, Buronan Kasus Korupsi e-KTP Gagal Ditangkap!</strong>

Oleh CarrisaeltrThursday, 26th January 2023 | 11:10 WIB
<strong>Red Notice Interpol Terlambat Terbit, Buronan Kasus Korupsi e-KTP Gagal Ditangkap!</strong>

PINUSI.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap Paulus Tannos salah satu buronan kasus Korupsi e-KTP sudah diketahui tetapi masih memiliki kendala dalam penangkapan karena red notice terlambat terbitnya. Karyoto salah satu Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK mengatakan jika saat itu juga sudah terbit, Paulus Tannos bisa langsung ditangkap karena keberadaannya terlacak di Thailand.

BACA LAINNYA : Walhi Meminta KPK Untuk Tindak Kasus Harry Jung Secepatnya

Sebenarnya pengajuan red notice Interpol kepada Tannos ini sudah dilakukan mulai dari lima tahun lalu, tetapi ternyata belum masuk ke daftar sistem Interpol. Paulus Tannos sudah ditetapkan menjadi tersangka dari 13 Agustus 2019 atas kasus pengembangan korupsi e-KTP bersama dengan mantan anggota DPR Miryam S Haryani, Direktur Utama PErum Percetakan Negara RI periode 2010-2013 Isnu Edhi Wijaya, dan Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan e-KTP Husni Fahmi. 

KPK sudah menetapkan Tannos masuk kedalam daftar pencarian orang (DPO) pada 22 Agustus 2022. Ia juga diduga sudah melakukan pertemuan untuk bahas pemenang konsorsium PNRI dan akan membagi fee sebesar 5 persen dengan skema pembagiannya yang nanti akan diberikan ke beberapa anggota DPR RI dan pejabat dari Kemendagri. 

https://pinusi.com/pinnews/konsumen-tuntut-pengembangan-meikarta-pemerintah-bisa-apa/

Editor : Cipto Aldi

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta