Rakyat Penyelamat Lingkungan Layangkan Surat Untuk Ingatkan KPK Terkait Kasus Korupsi PLTU Cirebon 2

Oleh wisnuhasanuddinThursday, 26th January 2023 | 10:41 WIB
Rakyat Penyelamat Lingkungan Layangkan Surat Untuk Ingatkan KPK Terkait Kasus Korupsi PLTU Cirebon 2

PINUSI.COM, Jakarta - Rakyat Penyelamat Lingkungan (Rapel) layangkan surat kembali ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi PLTU Cirebon 2, Rabu (25/01/2023).

Ketua Rakyat Penyelamat Lingkungan (Rapel), Aan Anwaruddin mengatakan surat yang dilayangkan guna mengingatkan kepada KPK terkait kasus yang menimpa mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisasatra.

BACA LAINNYA: Kamu Harus Tau! 11 Angka Unik ini, Jelang Semifinal Nottingham Forest Vs Man United di Piala Liga Inggris

"Saya khawatir barang bukti yang kemarin hilang. Sehingga, penegakan hukum terkait kasus korupsi PLTU Cirebon ini tidak berkembang,” katanya.

Dia juga mengatakan kasus yang suap terjadi di PLTU Cirebon yang dilakukan mencoreng nama baik negara Indonesia di mata dunia.

“Kasus suap yg terjadi di PLTU Cirebon adalah preseden buruk dalam hubungan kerjasama investasi luar negeri dan mencoreng nama baik negara Indonesia di mata Dunia dalam iklim investasi. Untuk membersihkan nama baik negara dimata dunia, kami mendesak KPK segera menangkap oknum-oknum yang terlibat dan jelas terbukti mendapat suap dari PLTU unit II Cirebon.” ujar Aan.

BACA LAINNYA: Orang Swedia Bakar Al-Qur’an!! Gereja Ortodoks Buka Suara

Sebelumnya KPK baru menetapkan tersangka Herry Jung yang merupakan General Manager Hyundai Enginering Construction (HDEC) yang diduga melakukan suap sebesar Rp 6,04 miliar dari janji awal Rp 10 miliar terkait perizinan proyek PLTU 2 Cirebon pada Desember 2022.

https://pinusi.com/pinfoodtravel/bukan-hanya-daechang-ganjang-gejang-makanan-korea-ini-juga-pernah-viral/

Editor : Cipto Aldi

Terkini

Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan, Jasa Marga Dukung Diskresi Polisi dan Imbau Pengguna Antisipasi Kepadatan
Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan, Jasa Marga Dukung Diskresi Polisi dan Imbau Pengguna Antisipasi Kepadatan
PinNews | in 2 hours
Nova Arianto Bersyukur Usai Kemenangan Timnas U-17 Atas Korea Selatan di Piala Asia 2025
Nova Arianto Bersyukur Usai Kemenangan Timnas U-17 Atas Korea Selatan di Piala Asia 2025
PinSport | in an hour
Ini Alasan Ruben Onsu Mualaf,  Ternyata Bertemu Sosok Ini...
Ini Alasan Ruben Onsu Mualaf, Ternyata Bertemu Sosok Ini...
PinTertainment | in 8 minutes
Lebaran H+5, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung: Satwa Favorit Jadi Daya Tarik Utama
Lebaran H+5, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung: Satwa Favorit Jadi Daya Tarik Utama
PinNews | 2 hours ago
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
PinSport | 3 hours ago
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau  iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
PinTect | 4 hours ago
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
PinTertainment | 4 hours ago
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta