google.com, pub-9849129221648607, DIRECT, f08c47fec0942fa0

search:
|
PinNews

PKB, Nasdem, dan PKS Siap Dukung Hak Angket DPR Atas Dugaan Kecurangan Pilpres 2024

arie prasetyo/ Rabu, 21 Feb 2024 13:30 WIB
PKB, Nasdem, dan PKS Siap Dukung Hak Angket DPR Atas Dugaan Kecurangan Pilpres 2024

Partai politik pengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang tergabung dalam Koalisi Perubahan, siap menjadi bagian dari inisiatif hak angket DPR, atas berbagai dugaan kecurangan yang terjadi dalam Pilpres 2024. Foto: PINUSI.COM/Arie Prasetyo


PINUSI.COM - Partai politik pengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang tergabung dalam Koalisi Perubahan, yaitu Nasdem, PKB, dan PKS, siap menjadi bagian dari inisiatif hak angket DPR, atas berbagai dugaan kecurangan yang terjadi dalam Pilpres 2024.

Hal ini disampaikan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, saat kompak menghadiri pertemuan tim hukum AMIN terkait laporan adanya kecurangan dalam Pilpres 2024, di Posko Tim Hukum AMIN, Jakarta, Selasa (20/2/2024).

Kehadiran mereka disambut oleh Ketua Tim Hukum AMIN Ari Yusuf Amir.

"Ketika kita mendengar akan dilakukan (hak angket), kami melihat itu adalah inisiatif baik," ujar Anies didampingi Muhaimin Iskandar dan Ari Yusuf Amir.

Hak angket merupakan hak DPR untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan suatu undang-undang/kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Sebelumnya, capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyampaikan, DPR bisa menggunakan hak angket, seiring banyaknya dugaan pelanggaran yang terjadi dalam Pilpres 2024.

"Dan Bapak Ganjar menyampaikan keinginan untuk angket itu, Fraksi PDIP (di DPR) terbesar."

"Kami yakin bahwa Koalisi Perubahan, PKB, Nasdem, PKS akan siap untuk bersama-sama (menggunakan Hak Angket)," tutur Anies.

Anies menilai, dengan adanya inisiatif Hak Angket, proses di DPR bisa berjalan.

Timnas AMIN, katanya, siap menyediakan data-data pelanggaran Pilpres 2024.

"Dan di bawah kepemimpinan fraksi terbesar (F-PDIP), maka proses DPR bisa berjalan."

"Saya yakin parpol dalam Koalisi Perubahan siap menjadi bagian dari Hak Angket," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar terlihat kompak dan solid.

Mereka berkomitmen tetap berada di jalan perubahan, guna mengawal suara paslon nomor urut 1, hingga pengumuman resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang akan diumumkan paling lambat pada 20 Maret 2024.

"Saya terus di jalan perubahan," kata Anies Baswedan, diikuti Gus Imin, "Saya terus di jalan perubahan."

Kemudian dilanjutkan pernyataan bersama-sama Anies dan Gus Imin, "Kami terus di jalan perubahan."

Anies meyakini, parpol yang berada di Koalisi Perubahan, PKB, Nasdem, dan PKS, tetap solid di jalan perubahan.

"Kita (Koalisi Perubahan) masih solid, tidak ada yang berubah."

"Anies-Muhaimin akan jalan terus bersama. Kami bekerja intensif tiap hari, pertemuan-pertemuan jalan terus. Jadi, partai politik di Koalisi Perubahan solid sesolid-solidnya," tegas Anies.

Hal senada disampaikan Muhaimin. "Tiga partai (PKB, Nasdem, PKS) solid."

"Tiga partai solid, bukan hanya PKB (tetapi juga Nasdem dan PKS)," timpal Gus Imin. (*)



Editor: Yaspen Martinus
Penulis: arie prasetyo

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook