Kesaksian WNI Korban TPPO di Myanmar: Ada yang Ditembak Mati Lalu Organ Tubuhnya Diambil

Oleh Prasetio02Friday, 9th June 2023 | 09:08 WIB
Kesaksian WNI Korban TPPO di Myanmar: Ada yang Ditembak Mati Lalu Organ Tubuhnya Diambil

PINUSI.COM - Sebanyak 20 warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Myanmar, sudah kembali ke Tanah Air.

Beberapa korban sampai mengalami depresi saat disekap di Myawaddy, Myanmar. Mereka sempat pasrah dengan nasib mereka.

Para korban TPPO itu sempat ingin memberontak dan melawan gerombolan penyekap. Namun, mereka akhirnya mengurungkan niat itu, karena para penyekap menenteng senjata api laras panjang.

BACA LAINNYA: Polri Bentuk Satgas TPPO, Cak Imin Berharap Implementasinya Maksimal

Para korban TPPO ini mengaku apabila mereka bekerja tidak sesuai target, maka bakal dapat hukuman fisik, dari yang ringan hingga yang tak manusiawi.

Salah seorang korban mengaku dihukum push-up hingga disetrum pakai stunt-gun.

Salah seorang korban mengungkapkan, pernah ada seorang korban yang ingin melarikan diri, namun saat melompat ke luar pagar, orang tersebut langsung ditembak oleh sniper yang berjaga di tempat tersebut.

BACA LAINNYA: Diselimuti Kabut Asap, Langit New York Memerah

Noviana Indah Susanti, korban lainnya, menceritakan pernah ada korban TPPO warga Cina yang juga ingin melarikan diri, tapi langsung ditembak mati dan dijadikan tontonan.

Tindakan tegas itu dilakukan dengan maksud melemahkan mental para korban lainnya, agar tak berani lagi mencoba kabur dari lokasi penyekapan tersebut.

"Korban yang ditembak mati di tempat tersebut lalu dibawa ke rumah sakit, untuk diambil organ dalamnya," kata Novi kepada PINUSI.COM di Jakarta, Kamis (8/6/2023). (*)

https://pinusi.com/pinnews/jokowi-perintahkan-jajarannya-ambil-langkah-cepat-tangani-tppo-dalam-sebulan/

Editor: Yaspen Martinus

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta