google.com, pub-9849129221648607, DIRECT, f08c47fec0942fa0

search:
|
PinNews

Kereta Cepat Whoosh, Solusi Transportasi Unggulan untuk Mudik Lebaran 2024

Ade Irfa Avitri/ Kamis, 04 Apr 2024 23:30 WIB
Kereta Cepat Whoosh, Solusi Transportasi Unggulan untuk Mudik Lebaran 2024

Mudik Lebaran 2024 semakin nyaman dengan hadirnya Kereta Cepat Whoosh. Foto: Tangkap Layar YouTube/KeretaCepatWhoosh


PINUSI.COM - Para pemudik yang menuju Kota Bandung dan sekitarnya untuk merayakan Lebaran 2024, kini memiliki opsi tambahan moda transportasi dengan hadirnya Kereta Cepat Whoosh.

Kereta Cepat Whoosh kini tersedia untuk digunakan selama periode libur dan mudik Lebaran 2024.

General Manager Corporate Secretary Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Eva Chairunisa menyatakan, ini kali pertama Kereta Cepat Whoosh melayani angkutan selama masa Lebaran.

Terkait tarifnya, Eva menjelaskan, selama momen libur seperti Lebaran Idulfitri, diterapkan tarif dinamis atau dynamic pricing.

Ini berarti harga tiket disesuaikan dengan permintaan yang ada.

"Mengingat momen Lebaran merupakan periode puncak, tarif tiket kelas premium ekonomi untuk Kereta Cepat Whoosh berkisar antara Rp250.000 hingga Rp300.000 per penumpang," jelas Eva kepada wartawan di Jakarta, dikutip pada Kamis (4/4/2024).

Eva juga menambahkan, semakin banyak masyarakat yang membeli tiket Kereta Cepat Whoosh melalui aplikasi.

Selain itu, pemesanan juga dapat dilakukan melalui beberapa channel resmi yang bekerja sama dengan KCIC dalam penjualan tiket.

"Penjualan tiket juga cukup besar melalui vending machine atau self ticketing yang disediakan di stasiun keberangkatan, serta melalui loket."

"Kami juga mencatat jumlah pemesanan atau pembelian tiket cenderung meningkat menjelang hari keberangkatan," tambahnya. 

PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) juga telah menambah jumlah perjalanan selama periode mudik Lebaran 2024.

Ada tambahan sebanyak 12 perjalanan yang dilayani dalam satu hari, sehingga total menjadi 52 perjalanan per hari.

Eva juga menyebut, dalam menghadapi peningkatan pengguna, penambahan perjalanan bisa dilakukan kembali sesuai kebutuhan.

Dia menegaskan,11 rangkaian kereta cepat siap beroperasi untuk mengakomodasi lonjakan permintaan.

"Diharapkan dengan penambahan ini, kita dapat mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan mencapai 30 persen selama masa angkutan Lebaran ini," terangnya. (*)



Editor: Yaspen Martinus
Penulis: Ade Irfa Avitri

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook