Ahok Sindir Keras Jokowi, Prabowo, dan Gibran, Nusron Wahid: Mungkin Kena Penyakit Megalomania, Merasa Paling Hebat Sedunia

Oleh Yohanes123Thursday, 8th February 2024 | 17:30 WIB
Ahok Sindir Keras Jokowi, Prabowo, dan Gibran, Nusron Wahid: Mungkin Kena Penyakit Megalomania, Merasa Paling Hebat Sedunia
Nusron Wahid mengatakan, pernyataan Ahok memang tak pantas ditanggapi, sebab eks Gubernur DKI Jakarta itu disebutnya sudah hobi bikin gaduh sejak dulu. Foto: Istimewa

PINUSI.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran ogah menanggapi pernyataan politisi PDIP Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang menyindir Prabowo-Gibran hingga Presiden Joko Widodo yang disebutnya tak bisa bekerja.


Sekretaris TKN Prabowo-Gibran Nusron Wahid mengatakan, pernyataan Ahok memang tak pantas ditanggapi, sebab eks Gubernur DKI Jakarta itu disebutnya sudah hobi bikin gaduh sejak dulu.


Menanggapi pernyataan Ahok, kata Nusron, sama saja menciptakan polemik di tengah masyarakat.


Di sisi lain, Jokowi dan Prabowo sudah berulang-ulang mengingatkan agar Pemilu kali ini disambut dengan riang gembira.


"Ahok itu tidak usah ditanggapi, karena omongan Ahok selalu bikin gaduh saja dari dulu," kata Nusron, Rabu (7/2/2024).


Menurut politisi Partai Golkar itu, Ahok dari dulu memang selalu merasa benar sendiri.


Dia, kata Nusron, bahkan tak mengerti apa yang sedang ia bicarakan.


Nusron lantas menyindir Ahok dengan menyebutnya seperti orang yang sedang mengidap Megalomania.


"Dari dulu memang suka buat gaduh. Kadang malah dia enggak tahu apa yang dia katakan. Lupa, habis itu. Mungkin juga kena penyakit Megalomania, jadi merasa paling hebat sedunia," papar Nusron.


Lantaran selalu merasa benar sendiri, Ahok, lanjut Nusron, akhirnya jatuh dalam kasus penodaan Agama Islam terkait surat Al-Maidah 51.


Saat terjerat kasus penistaan agama pada Pilkada DKI 2017, Nusron mengaku dirinya adalah salah satu orang yang maju paling depan membelanya.


Namun setelah bebas dari penjara, Ahok, kata dia, justru menjadi beban bagi masyarakat.


"Saking hebatnya pernah membuat guncang dan gaduh Indonesia dengan isu pelecehan Alquran. Dulu saya bela, tapi ya memang dia begitu."


"Dulu saya belain karena anggap Ahok ini aset bangsa, namun ternyata sekarang jadi beban masyarakat atas masa lalunya."


"Sayangnya Ahok tidak belajar, mungkin memang hobinya bikin keresahan masyarakat," tambah Nusron.


Sebelumnya, sindiran Ahok buat Jokowi, Prabowo, dan Gibran, viral di media sosial dalam satu dua hari belakangan.


Sindiran itu terlontar ketika dirinya sedang berbincang dengan seorang lansia di acara Ganjar Pranowo-Mahfud MD.


Lansia itu adalah pendukung Prabowo-Gibran sekaligus pendukung Jokowi.


Di hadapan orang tua itu, Ahok mempertanyakan kinerja Jokowi selama menjadi pejabat, baik sebagai Gubernur DKI Jakarta, hingga menjadi presiden selama dua tahun.


Ahok mengaku mengetahui semua fakta kinerja Jokowi, namun dia tak sampai hati membuka itu di depan umum.


"Terus ibu pikir Pak Jokowi juga bisa kerja? Saya lebih tahu dan sebenarnya saya enggak enak bilang depan umum," cetus Ahok.


Ahok juga mempertanyakan kinerja Gibran Rakabuming Raka ketika menjadi Wali Kota Solo.


Dia lantas mempertanyakan apa saja bukti kinerja Gibran.


“Sekarang saya mau tanya, di mana ada bukti Gibran bisa kerja selama jadi Wali Kota?” Tanyanya.


"Tapi persoalan pilih presiden, kita tidak mau pilih orang yang sudah tidak sehat."


"Kita tidak mau pilih orang yang emosional."


"Kita tidak mau pilih orang yang tidak terbukti bisa kerja."


“Dan kita khawatir kalau tiba-tiba Gibran yang naik. Kalau cuma 2 tahun, karakter teruji kalau ada kekuasaan,” paparnya. (*)

Terkini

Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
PinSport | in 6 hours
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau  iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
PinTect | in 5 hours
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
PinTertainment | in 5 hours
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta