Harga Nikel Dunia Menukik, Investasi Besar-besaran Tiongkok Jadi Penyebabnya

Oleh wisnuhasanuddinThursday, 8th February 2024 | 22:30 WIB
Harga Nikel Dunia Menukik, Investasi Besar-besaran Tiongkok Jadi Penyebabnya
Harga nikel dunia mengalami tren penurunan. Foto: freepik

PINUSI.COM - Harga nikel dunia saat ini mengalami tren penurunan.

Turunnya harga komoditas ini indikasi dari eskalasi pasokan dari Indonesia.

Berdasarkan London Meetal Exchange (LME), harga nikel ditutup menurun 0,58 persen, dan menetap di USD15.927 peron. 

The Business Times menyebut, harga nikel di London Metal Exchange (LME) menurun drastis sebesar 50 persen sejak 3 Januari 2024. 

Menurunnya harga nikel membuat para penambang di luar Indonesia menutup operasinya.

"Pasar nikel berada dalam kekacauan setelah membanjirnya pasokan baru di Indonesia, yang merupakan akibat dari investasi besar-besaran Tiongkok," tulis The Business Times.

Turunnya harga nikel akan berpotensi ditutupnya beberapa pertambangan di dunia.

Bahkan, di antaranya memilih mencari talangan dana agar ekonomi perusahaan nikel stabil dan ada pula yang bangkrut.

Menurut data Morgan Stanley, siklus harga nikel saat ini tidak seburuk tahun 2016 silam.

Sebab, kala itu turun di bawah USD 8.000 per ton. Tingkat harga ini bahkan memaksa proyek NPI ditutup.

Namun, ia juga menilai harga nikel saat ini juga mencapai titik terendah.

"Kemungkinan nikel mendekati titik terendah tampaknya semakin mungkin terjadi, dalam pandangan kami."

"Kami memperkirakan harga nikel bisa mencapai titik terendah sekitar USD 15.500 per ton pada kuartal II 2024."

"Harga ini anjlok sekitar 4,5 persen di bawah harga spot saat ini," tulisnya. (*)

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta