Jokowi: Probabilitas Resesi Indonesia Masih di Angka 1,5 Persen

Oleh farizThursday, 29th February 2024 | 19:15 WIB
Jokowi: Probabilitas Resesi Indonesia Masih di Angka 1,5 Persen
Presiden Jokowi mengeklaim Indonesia sangat jauh dari kata resesi. Foto: Instagram@jokowi

PINUSI.COMResesi mulai merayapi ekonomi global.

Dua negara maju, Jepang dan Inggris, tertatih-tatih di ambang resesi.

Menyaksikan situasi ini, semua negara menjadi semakin khawatir dengan munculnya ketidakadilan ekonomi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeklaim Indonesia sangat jauh dari kata resesi.

Jokowi meyakini kinerja ekonomi Indonesia masih cukup kuat untuk mengarungi krisis dan ketidakpastian ekonomi global.

Jokowi mengatakan, probabilitas resesi Indonesia masih sangat rendah, berbeda jauh dari negara besar lainnya, yakni hanya sebesar 1,5 persen.

"Patut kita syukuri, probabilitas Indonesia masih di angka 1,5%. Ini yang harus kita jaga," ujar Jokowi dalam sambutannya di Rapim TNI Polri, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/2/2024).

Jokowi menggambarkan tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 sebesar 5,05%.

Inflasi dijaga tetap rendah pada 2,57%.

Tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran turun menjadi 9,36% dan 5,32%, dan kesejahteraan sosial meningkat.

Selain itu, rasio gini yang menunjukkan ketidaksetaraan di negara ini, turun menjadi 0,388 persen.

Jokowi mengungkapkan, Jerman, diikuti oleh Jepang dan Inggris, adalah negara-negara yang paling mungkin jatuh ke dalam resesi dalam waktu dekat. Hal ini karena kemungkinan resesi telah mencapai 72%.

"Probabilitas resesi sudah melanda negara-negara besar."

"Sebagai contoh Jerman sudah di angka 72%. Kemungkinan bisa masuk ke resesi," beber Jokowi.

Probabilitas resesi di Uni Eropa (UE), dan juga di Jerman, mencapai 60%.

Di sisi lain, Amerika Serikat (AS) berada di angka 40%.

Sebelumnya, pada rapat kabinet, Jokowi menyoroti resesi yang terjadi di beberapa negara maju.

Ia berpesan agar Indonesia mewaspadai situasi ekonomi global, khususnya dalam rangka penyusunan Kerangka Ekonomi Makro 2025.

"Mengikuti situasi dan ketidakpastian ekonomi global, kita tahu semuanya, beberapa negara sudah masuk ekonominya ke resesi seperti Jepang dan Inggris yang baru saja masuk resesi itu," ungkap Jokowi dalam Rapat Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2024).

Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi yang prudent perlu ditetapkan.

Perlu juga diperhitungkan, target pertumbuhan ekonomi bisa saja tidak tercapai karena tantangan ekonomi global.

"Antisipasi dalam menyusun target pertumbuhan juga harus mencerminkan kehati-hatian dan optimisme, tak lupa kredibilitas harus tetap kita jaga," beber Jokowi. (*)

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta