Kenaikan Harga Beras Catat Rekor Tertinggi dalam Sejarah Indonesia, Ini Beberapa Penyebabnya

Oleh wisnuhasanuddinSunday, 28th April 2024 | 04:00 WIB
Kenaikan Harga Beras Catat Rekor Tertinggi dalam Sejarah Indonesia, Ini Beberapa Penyebabnya
Koordinator EQUITAS FEB UGM Wisnu Setiadi Nugroho mengatakan, kenaikan harga beras tahun ini menjadi yang tertinggi dalam sejarah. Foto: UGM

PINUSI.COM - Pusat Kajian Pengentasan Kemiskinan dan Ketimpangan (EQUITAS) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), menilai Kenaikan harga eceran tertinggi (HET) beras medium dan premium yang diperpanjang hingga 31 Mei 2024, karena adanya perantara petani dan konsumen di Indonesia.

"Harga beras mengalami peningkatan sebesar 19,38 persen di wilayah perkotaan, dan 23,04 persen di wilayah pedesaan.

Kesenjangan tersebut menegaskan dampak rantai pasokan yang kompleks terhadap keterjangkauan harga beras di Indonesia, dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya," kata Koordinator EQUITAS FEB UGM Wisnu Setiadi Nugroho.

Dosen Departemen Ilmu Ekonomi FEB UGM tersebut menuturkan, kenaikan harga beras ini menjadi yang tertinggi dalam sejarah.

Harga beras medium naik dari Rp10.900 menjadi Rp12.500, sedangkan beras premium dari Rp13.900 menjadi Rp14.900.

Menurut Wisnu, banyak faktor penyebab kenaikan harga beras, termasuk kelangkaan pasokan ditambah eskalasi permintaan yang tinggi.

Perantara beras dari petani hingga ke tangan konsumen membuat harga beras menjadi tinggi, serta  masalah logistik di Indonesia, antara lain infrastruktur transportasi yang tidak memadai, kurang fasilitas penyimpanan, dan kesulitan koordinasi di antara berbagai pelaku dalam rantai pasok. (*)

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta