Cuaca Panas Ekstrem Mengamuk, 2 Orang Meninggal di India, Juga 2 Anak Palestina

Oleh wisnuhasanuddinTuesday, 30th April 2024 | 23:30 WIB
Cuaca Panas Ekstrem Mengamuk, 2 Orang Meninggal di India, Juga 2 Anak Palestina
Beberapa negara dalam beberapa pekan terakhir dilanda cuaca panas ekstrem. Foto Ilustrasi: Freepik

PINUSI.COM - Beberapa negara dalam beberapa pekan terakhir dilanda cuaca panas ekstrem, hingga membuat beberapa sekolah diliburkan.

Gelombang panas ekstrem ini juga menimbulkan kematian.

Thailand telah mengeluarkan peringatan baru terkait cuaca panas terik pada Kamis (25/4/2024).

Panas ekstrem ini mengakibatkan 30 orang meninggal.

Suhu panas yang mencapai 52 derajat celsius, membuat Pemerintah Kota Bangkok mengimbau masyarakatnya tetap di rumah.

Bukan hanya Thailand, di Kerala, India, dua orang meninggal karena panas ekstrem ini.

Suhu di India mencapai 41 derajat celsius, kemudian meningkat 5,5 derajat celsius, hingga mengakibatkan dua orang meninggal, yang berusia 90 tahun dan 53 tahun.

Meskipun begitu, para ahli medis masih menelusuri kemungkinan penyebab lain kematiannya.

"Kami belum memastikan apakah kematian ini disebabkan oleh gelombang panas."

"Proses medis untuk memeriksa kematian tersebut sedang berlangsung," kata pejabat penanggulangan bencana negara bagian Shekhar Kuriakose, di ibu kota negara bagian Thiruvananthapuram, India.

Dua anak di Gaza, Palestina, meninggal karena gelombang panas.

"Kami menerima laporan setidaknya dua anak tewas akibat gelombang panas," ungkap Kepala Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini, dalam unggahannya di X, Sabtu (27/4/2024).

Lazzarini menuturkan, selama beberapa pekan terakhir, Jalur Gaza dilanda panas ekstrem yang mengkhawatirkan.

Hingga saat ini, 1,5 juta warga Palestina di wilayah Rafah harus tinggal di bangunan seperti kaca, agar mampu mengurangi suhu panas. (*)

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta