Bamsoet Gagas Rekonsiliasi Nasional untuk Pertemukan Tiga Kontestan Pilpres 2024, Ray Rangkuti: Cara Pandang Sontoloyo

Oleh Yohanes123Saturday, 25th May 2024 | 13:30 WIB
Bamsoet Gagas Rekonsiliasi Nasional untuk Pertemukan Tiga Kontestan Pilpres 2024, Ray Rangkuti: Cara Pandang Sontoloyo
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti, mengkritik gagasan rekonsiliasi nasional yang dicetuskan oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo. Foto: PINUSI.COM/Arie Prasetyo

PINUSI.COM - Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti, mengkritik gagasan rekonsiliasi nasional yang dicetuskan oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet. 

Menurut Ray, rekonsiliasi nasional untuk mempertemukan semua kontestan di Pilpres 2024 adalah ide konyol.

Sebab, gagasan seperti ini tak pernah ditemukan di berbagai negara demokrasi. 

“Cara pandang Pak Bambang itu sontoloyo,” kata Ray kepada wartawan, Sabtu (26/5/2024). 

Bamsoet mengatakan rekonsiliasi nasional penting untuk keberlangsungan demokrasi ke depan.

Jika ketiga kubu duduk semeja setelah saling melawan di Pilpres 2024,menurut Bamsoet, maka kondisi politik juga diyakini jauh lebih kondusif. 

Bamsoet bahkan mengaku dirinya dan sejumlah politisi serta aktivis, sedang berupaya mewujudkan hal ini, pihaknya bakal menjadi fasilitator. 

Menurut Ray, rekonsiliasi nasional yang digagas Bamsoet jelas punya maksud dan tujuan tertentu.

Ujung-ujungnya, kata dia, hanya bagi-bagi kekuasaan, rekonsiliasi hanya kamuflase.

"Rekonsiliasi itu kamuflase untuk orang yang kalah atau yang menang, sama-sama ngejar kekuasaan," ucapnya. 

Menurut Ray, rekonsiliasi ini akan menjadi sebuah agenda baik, jika ketiga pihak dalam rekonsiliasi itu bicara mengenai tugas mereka masing-masing, yang menang menjadi penguasa, dan kalah jadi oposisi.

Namun di sisi lain, Ray pesimistis mereka berani melakukan hal itu.

Yang ada, rekonsiliasi hanya jadi ajang bagi-bagi kekuasaan. 

"Rekonsiliasi itu bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing aja, yang kalah oposisi, yang menang berkuasa, itulah rekonsiliasinya,” papar Ray. (*)

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta