PINUSI.COM - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi mengumumkan struktur kepengurusannya yang lengkap. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Rosan Perkasa Roeslani dalam sebuah acara resmi.
Susunan Kepengurusan BPI Danantara
Dewan Pengawas:
Erick Thohir
Muliaman Haddad
Dewan Pengarah:
Susilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Dewan Penasihat:
Ray Dalio
Helman Sitohang
Jeffrey Sachs
Chapman Taylor
Thaksin Shinawatra
Komite Pengawasan dan Akuntabilitas:
Ketua PPATK
Ketua KPK
BPKP
BPK
Kapolri
Jaksa Agung
Board of Danantara Indonesia
CEO: Rosan Perkasa Roeslani
Chief Investment Officer (CIO): Pandu Sjahrir
Chief Operational Officer (COO): Dony Oskaria
Para Managing Director:
Managing Director Legal: Robertus Billitea
Managing Director Risk and Sustainability: Lieng-Seng Wee
Managing Director Finance: Arief Budiman
Managing Director Treasury: Ali Setiawan
Managing Director Global Relations and Governance: Mohamad Al-Arief
Managing Director Stakeholders Management: Rohan Hafas
Managing Director Internal Audit: Ahmad Hidayat
Managing Director Human Resources: Sanjay Bharwani
Managing Director/Chief Economist: Reza Yamora Siregar
Managing Director Head Of Office: Ivy Santoso
Komite Manajemen Risiko dan Investasi:
Komite Manajemen Risiko: John Prasetio
Komite Investasi dan Portofolio: Yup Kim
Holding Operasional di Bawah COO Dony Oskaria
Managing Director: Agus Dwi Handaya
Managing Director: Febriany Eddy
Managing Director: Riko Banardi
Holding Investasi di Bawah CIO Pandu Sjahrir
Managing Director Finance: Djamal Attamimi
Managing Director Legal: Bono Daru Adji
Managing Director Investment: Stefanus Ade Hadiwidjaja
CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa struktur kepengurusan ini masih dapat berkembang di masa mendatang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Nama-nama ini masih bisa berkembang. Kami akan terus memperbarui daftar pengurus yang bergabung dengan Danantara,” ujarnya.
Menurut Rosan, struktur yang solid akan meningkatkan kepercayaan publik dan pelaku pasar terhadap BPI Danantara. Ia menegaskan bahwa setiap individu dalam kepengurusan dipilih melalui proses seleksi ketat berdasarkan rekam jejak dan pengalaman profesional mereka di dunia investasi dan ekonomi.
“Kami memastikan bahwa nama-nama ini bukan titipan, melainkan mereka yang memiliki kompetensi di bidangnya serta pengalaman yang telah teruji di pasar,” tegasnya.
Ia juga optimistis bahwa kehadiran tim kepengurusan yang kredibel akan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional serta manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.
“Jika kepengurusannya terdiri dari individu-individu berkualitas, maka sinyal positif akan tercipta bagi perekonomian Indonesia. Ini juga akan membawa kebaikan bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.