Dua Dekade Tsunami Aceh: Memori Kelam dan Pelajaran Berharga

Oleh PangeranFriday, 27th December 2024 | 10:17 WIB
Dua Dekade Tsunami Aceh: Memori Kelam dan Pelajaran Berharga
Aceh ketika dilanda Tsunami Besar 20 tahun silam (Foto: Istimewa)

PINUSI.COM - Tanggal 26 Desember 2024 menandai 20 tahun sejak tsunami dahsyat melanda Aceh, mengubah wilayah ini menjadi saksi tragedi alam paling mematikan dalam sejarah modern. Peristiwa tersebut merenggut lebih dari 200.000 nyawa, menghancurkan infrastruktur, dan melumpuhkan perekonomian di daerah yang dikenal sebagai 'Serambi Makkah'.

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 9,1 menjadi pemicu gelombang tsunami tersebut. Berdasarkan laporan US Geological Survey (USGS), gempa terjadi pada pukul 07.59 WIB dengan pusat di koordinat 3,316° LU dan 95,854° BT. Gempa ini diakibatkan oleh pergerakan lempeng Indo-Australia yang menyusup di bawah lempeng Eurasia, dengan zona subduksi sepanjang Palung Sunda menjadi titik kritisnya.

Dampak Dahsyat Tsunami Aceh


Gelombang tsunami setinggi 30 meter menghantam pesisir Aceh kurang dari 30 menit setelah gempa. Dengan kecepatan mencapai 360 kilometer per jam, tsunami tidak hanya memporakporandakan Aceh, tetapi juga menimbulkan dampak besar di negara-negara lain, seperti Sri Lanka, India, Thailand, dan Somalia.

Lebih dari 600.000 orang kehilangan tempat tinggal, dan kerusakan mencapai 139.000 rumah. Nilai kerugian diperkirakan sebesar USD 4,5 miliar atau setara Rp73 triliun. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat bencana ini sebagai salah satu tragedi kemanusiaan terbesar dalam sejarah modern.


Pemerintah Indonesia bersama komunitas internasional bergerak cepat menangani dampak bencana. Tahap tanggap darurat berlangsung dari Januari hingga Maret 2005, dengan fokus pada evakuasi korban dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Tahap rehabilitasi (April 2005-Desember 2006) memprioritaskan pemulihan infrastruktur, seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, dan tempat ibadah. Pada tahap rekonstruksi (2007-2010), pembangunan rumah menjadi fokus utama, dengan target mencapai 80.000 unit. Revitalisasi jalan nasional Banda Aceh-Calang sepanjang 146 kilometer juga dilakukan dengan dukungan internasional, termasuk USAID.

Indonesia juga mengembangkan sistem peringatan dini tsunami, melibatkan teknologi sensor gempa modern untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa depan.

Peringatan 20 Tahun Tsunami


Puncak peringatan dua dekade tsunami Aceh digelar di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 26 Desember 2024. Acara ini melibatkan penyintas sebagai narasumber, pemutaran video dokumenter, ziarah qubra, dan doa bersama. Kegiatan lain seperti pameran foto bantuan pasca-tsunami di Museum Tsunami Aceh telah dimulai sejak November 2024.

Selain itu, Aceh International Forum 2024 mengusung tema "Religion, Togetherness, and Humanity" di Meulaboh dan Banda Aceh pada 23-25 Desember 2024. Pentas teatrikal dan pemutaran dokumenter memperlihatkan perjalanan pemulihan Aceh serta pentingnya mitigasi bencana di masa depan.

Tsunami Aceh tidak hanya menjadi tragedi, tetapi juga pelajaran mahal tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana. Melalui peringatan ini, masyarakat Aceh dan dunia diingatkan akan pentingnya solidaritas, kebersamaan, dan kemanusiaan.

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta