Kronologi Penangkapan Tersangka Pembunuhan Penjual Gorengan di Padang Pariaman

Oleh PangeranFriday, 20th September 2024 | 11:35 WIB
Kronologi Penangkapan Tersangka Pembunuhan Penjual Gorengan di Padang Pariaman
Wajah IS, Terduga Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorangan di Padang Pariaman (foto: Istimewa)

PINUSI.COM - Kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang gadis penjual gorengan, Nia Kurniasari, di Padang Pariaman, Sumatera Barat, akhirnya memasuki babak baru. Pelaku berinisial IS berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian pada Kamis (19/9/2024) setelah buron selama 11 hari.

Penangkapan IS dilakukan di salah satu rumah yang berlokasi di Nagari Kayu Tanam. Informasi keberadaan tersangka berasal dari laporan seorang warga yang mencurigai adanya orang asing bersembunyi di area tersebut. Tak lama kemudian, rumah tersebut dikepung oleh petugas polisi dan warga yang marah.

Penangkapan Setelah 11 Hari Pengejaran


Menurut Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol, penangkapan IS berlangsung sekitar pukul 15.50 WIB. Proses pengejaran tersangka berlangsung selama 11 hari, di mana aparat menyisir berbagai lokasi, termasuk kawasan hutan dan perbukitan yang tersebar di empat nagari, yaitu Nagari Guguak, Kayu Tanam, Anduriang, dan Kapalo Hilalang.

Selama pengejaran, polisi mempersempit wilayah pencarian di hutan-hutan sekitar Kayu Tanam. Setelah mendapatkan informasi dari warga, mereka segera mendatangi lokasi tempat IS bersembunyi, yakni di loteng sebuah rumah.

Fakta Penangkapan


Pada Kamis sore, IS berhasil diringkus di sebuah rumah warga di Nagari Kayu Tanam. Saat polisi datang, tersangka bersembunyi di loteng rumah tersebut. Video penangkapan yang telah dikonfirmasi pihak kepolisian menunjukkan momen dramatis ketika IS akhirnya ditemukan dan ditangkap.

IS, yang hanya mengenakan celana pendek dan bertelanjang dada, sempat menerima amukan warga yang kesal sebelum dibawa oleh aparat kepolisian. Petugas bahkan harus menggunakan tangga untuk mencapai tempat persembunyian IS di loteng tersebut.

Setelah IS ditangkap, ia segera digiring ke Mapolres Padang Pariaman. Tak lama kemudian, ratusan warga berkumpul di luar Mapolres, geram dengan aksi brutal yang dilakukan tersangka. Pagar markas polisi bahkan harus ditutup untuk mengendalikan massa yang terus berdatangan.

Polisi kemudian menunjukkan gambar IS setelah penangkapannya. Dalam foto tersebut, IS terlihat mengenakan celana pendek hijau, tangan terborgol, dan wajah yang babak belur akibat amukan warga.

Pengakuan Tersangka


Menurut AKBP Ahmad Faisol, dalam pemeriksaan awal, IS mengaku membunuh dan memperkosa korban, Nia Kurniasari. Namun, pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap IS, serta menggali keterangan dari para saksi yang sebelumnya telah diperiksa untuk memperkuat bukti-bukti yang ada.

"Kami tengah melakukan pemeriksaan intensif kepada tersangka dan saksi-saksi lainnya. Kami berharap keterangan mereka bisa memperjelas kejadian ini," ujar Faisol pada Kamis malam.

Polisi Masih Dalami Motif Pembunuhan


Kapolres Padang Pariaman juga menyatakan bahwa hingga kini pihaknya masih menyelidiki motif di balik pembunuhan dan pemerkosaan tersebut. "Motif dan modus dari kejahatan ini masih kami dalami. Tim sedang bekerja untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh," tambahnya.

Polisi berencana menggelar konferensi pers pada Jumat (20/9/2024) untuk memberikan update terbaru mengenai kasus ini, termasuk alat bukti yang telah diamankan.

Terkini

Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan, Jasa Marga Dukung Diskresi Polisi dan Imbau Pengguna Antisipasi Kepadatan
Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan, Jasa Marga Dukung Diskresi Polisi dan Imbau Pengguna Antisipasi Kepadatan
PinNews | 11 hours ago
Nova Arianto Bersyukur Usai Kemenangan Timnas U-17 Atas Korea Selatan di Piala Asia 2025
Nova Arianto Bersyukur Usai Kemenangan Timnas U-17 Atas Korea Selatan di Piala Asia 2025
PinSport | 11 hours ago
Ini Alasan Ruben Onsu Mualaf,  Ternyata Bertemu Sosok Ini...
Ini Alasan Ruben Onsu Mualaf, Ternyata Bertemu Sosok Ini...
PinTertainment | 13 hours ago
Lebaran H+5, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung: Satwa Favorit Jadi Daya Tarik Utama
Lebaran H+5, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung: Satwa Favorit Jadi Daya Tarik Utama
PinNews | 15 hours ago
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
PinSport | 16 hours ago
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau  iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
PinTect | Saturday, 5th April 2025 | 10:02 WIB
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
PinTertainment | Saturday, 5th April 2025 | 09:46 WIB
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta