Bitcoin Merosot Tajam, Akibat Prasangka Saluran Cuci Uang

Oleh CarrisaeltrFriday, 22nd January 2021 | 07:27 WIB
Bitcoin Merosot Tajam, Akibat Prasangka Saluran Cuci Uang
Bitcoin perlu ada regulasi global yang mengatur, sejumlah negara mulai bersuara. (Foto:Freepik)

PINUSI.COM - Dua hari belakangan ini menjadi mimpi buruk bagi pemain Bitcoin. Pasalnya dalam 48 jam nilai mata uang digital itu merosot tajam, dengan kerugian mencapai 10 persen. Jika di mata uangkan, sekitar 100 miliar dolar Amerika Serikat atau Rp 1.401 triliun.

Berdasarkan data situs web industri CoinDesk, ini adalah kejadian pertama sejak 11 Januari 2021. Padahal sebelumnya, koin digital ini sempat menyentuh angka 41.940 dolar AS di awal Januari 2021. Michael Sonnenshein, CEO Grayscale Investments dalam wawancara dengan CNBC, pada Kamis (21/1/2021) menilai kejadian ini lumrah.

Selain Bitcoin, Ether, mata uang crypto terbesar kedua juga mengalami nasib serupa. Menurut data Coin Metrics, sebelum turun koin tersebut sempat mencapai level tertinggi sepanjang masa di 1.439 dolar AS. "Koreksi adalah bagian alami dari pasar mana pun dan sangat alami dalam ekosistem bitcoin. Dari 2016-2017, kami mengalami 6 koreksi sekitar 30% atau lebih menuju level tertinggi baru," jelas dia.

Kuat dugaan fenomena ini terjadi lantaran Menteri Keuangan AS yang baru, Janet Yellen mengeluarkan peringatan tentang potensi penggunaan cryptocurrency untuk pembiayaan ilegal. Bekas Ketua Federal Reserve itu mengimbau pemerintah untuk mencari langkah untuk membatasi penggunaannya, sekaligus memastikan bahwa pemanfaatannya tidak sebagai sarana cuci uang.

BACA JUGA: INVESTASI SEKTOR ENERGI NILAINYA TAK SEMONCER REALISASI PASAR SAHAM

Sebelumnya, Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde juga menyuarakan hal yang sama. Dia beranggapan transaksi apapun terkait Bitcoin perlu diatur di tingkat global. Di mata dia, Bitcoin bukanlah sebuah mata uang yang sah. Lebih jauh dia menganjurkan, aturan tentang Bitcoin sebaiknya mulai di tingkat negara-negara yang tergabung di G-7, kemudian merambah ke G-20, dan kemudian meluas ke negara lain.

Sekadar informasi, cryptocurrency telah melonjak lebih dari 300 persen pada tahun 2020 lalu, tetapi setelah mencapai nilai di atas 40.000 dolar AS, aset digital itu langsung turun. Regulasi global telah menjadi inti dari argumen seputar bitcoin dalam beberapa tahun terakhir, tetapi belum ada pergerakan signifikan di sisi regulasi.

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta