3 LEMBAGA NEGARA GERAK CEPAT TERKAIT KEBOCORAN DATA PRESIDEN JOKO WIDODO

Oleh muhammad-edwin-octavianSaturday, 4th September 2021 | 14:54 WIB
3 LEMBAGA NEGARA GERAK CEPAT TERKAIT KEBOCORAN DATA PRESIDEN JOKO WIDODO

Kementerian Kesehatan tutup semua akses informasi kesehatan milik pejabat yang mereka miliki

Pinusi.com - Tiga lembaga negara gerak cepat terkait kebocoran data Presiden Joko Widodo. NIK miliknya bisa dapat dengan mudah di akses melalui situs KPU. Warganet kemudian banyak menggunakan NIK tersebut untuk mengakses situs PeduliLindungi sehingga dapat mengetahui data vaksin Jokowi.

Usai viral, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga mengingatkan warganet terkait sanksi pidana yang berlaku saat mengakses data milik orang lain tanpa izin.

Melansir CNN Indonesia, Zudan Arif Fakrullah selaku Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil pun menghimbau agar warganet tidak seperti itu.

"Ini bukan kebocoran data NIK, tetapi menggunakan data orang lain untuk mendapatkan data informasi orang lain. Ada sanksi pidananya untuk hal seperti itu," ucapnya.

Meski begitu, Kementerian dan Lembaga malah saling melempar kesalahan terkait kebocoran data penting milik kepala negara yang terjadi. Setelah kegaduhan terjadi, Kementerian Kesehatan menutup semua akses informasi kesehatan milik pejabat yang mereka miliki.

Tiga Lembaga yang bergerak cepat terkait kasus kebocoran data milik kepala negara yakni Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Tiga lembaga tersebut gerak cepat memperbaiki sistem yang ada di Aplikasi PeduliLindungi agar tak terjadi kebocoran data lagi.

"Kementerian Kesehatan, BSSN, serta Kementerian Kominfo melakukan tata kelola perlindungan data dan keamanan Sistem Aplikasi PeduliLindungi sesuai tugas dan fungsi yang diampu," saat ketiga lembaga tersebut memberikan pernyataan. (edw)

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta