Legislator Fraksi PKS Tolak Gunakan APBN Untuk Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Oleh alvin-halianMonday, 8th August 2022 | 14:40 WIB
Legislator Fraksi PKS Tolak Gunakan APBN Untuk Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

PINUSI.COM, Jakarta – Pembengkakan kereta Cepat Jakarta-Bandung seharga tiliunan rupiah akan merogoh kantong APBN, namun Anggota Komisi VI DPR RI, Amin AK menolak penggunaan anggaran proyek tersebut menggunakan APBN, Senin (8/8/2022).

Amin menegaskan menolak penggunaan APBN untuk membiayai cost overrun atau beban pemmbiayaan dari proyek infrastruktur pembangunan kereta cepat, ia memberikan rambu kuning agar tidak terjebak dalam menggunakan uang negara.

“Jangan terjebak mau menggelontorkan dana APBN untuk menanggung pembengakakan biaya,” kata Amin AK.

Ia juga menilai adanya beberapa kejanggalan dalam proyek kereta cepat Jakarta Bandung sejak proposal proyek disampaikan ke China pada Agustus 2015 lalu.

Amin mengatakan China kala itu menawarkan biaya proyek dengan harga murah dibandingkan Jepang dan juga menjanjikan proyek dikerjakan secara bussines to bussines (B2B) tanpa adanya jaminan pemerintah. Namun, saat proyek pembangunan berjalan justru Indonesia terjebak.

“Melanjutkan proyek dengan resiko beban utang makin besar, jika menghentikan proyek dengan resiko proyek mangkrak, namun tetap membayar utang yang sudah berjalan,” ucapnya.

Menurut politisi fraksi PKS ini untuk menghentikannya sangat sulit, pasalnya karena sudah terlanjur menggunakan dana yang cukup besar dan juga pengerjaan proyek ini sudah melebihi delapan puluh persen.

“Sejak awal studi kelayakan yang dilakukan China sangat aneh. Jika mereka tidak mampu mendekteksi potensi pembengkakan biaya tersebut. Apakah karena kredibilitas dan kualitas studi kelayakan yang rendah atau sebuah jebakan agar proyek rugi tersebut tetap berjalan” tutup Anggota Komisi V DPR RI.

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta