Ramai Gerakan Dedolarisasi, Indonesia Masuk Barisan

Oleh findyamiraSunday, 23rd April 2023 | 10:00 WIB
Ramai Gerakan Dedolarisasi, Indonesia Masuk Barisan

PINUSI.COM - Dedolarisasi sedang marak dilakukan di beberapa negara di dunia.

Berbagai negara kini mendorong penggunaan mata uangnya sendiri daripada dolar Amerika Serikat (AS), dalam transaksi perdagangannya.

Dedolarisasi merupakan proses penggantian dolar AS sebagai mata uang yang digunakan dalam perdagangan, hingga perjanjian bilateral.

BACA LAINNYA: Inflasi pada Maret 2023 Menurun, Perekonomian Indonesia Positif

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengakui Indonesia menjadi salah satu negara yang mulai meninggalkan greenback atau dolar AS.

Dalam melakukan transaksi dengan negara mitra dagang serta investasi, Indonesia sudah memakai mata uang lokal atau yang dikenal dengan local currency transaction (LCT).

LCT merupakan instrumen transaksi antar-negara dalam menyelesaikan perdagangan maupun investasi.

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya Indonesia melakukan dedolarisasi.

Bahkan, negara-negara ASEAN sudah setuju melakukan kerja sama pembayaran lintas batas (cross border payment).

Dengan begitu, Perry Warjiyo menilai Indonesia tidak perlu lagi membentuk mata uang baru seperti Brazil, Rusia, India, Cina, serta Afrika Selatan (BRICS).

Bahkan, di ASEAN LCT sudah konkret, namun Indonesia jauh lebih konkret, begitu juga dengan Jepang dan Tiongkok. (*)

https://pinusi.com/pinfinance/semakin-berkembang-transaksi-digital-meningkat-saat-ramadhan-hingga-jelang-lebaran/

Editor: Yaspen Martinus

Terkini

Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
SCTV Hadirkan Serangkaian Film Spesial Lebaran 1446 H
PinTertainment | Friday, 28th March 2025 | 08:32 WIB
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
Menbud Fadli Terima Kunjungan Komite Nasional ICOM Indonesia
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 15:04 WIB
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
Menteri PKP Maruarar Terima Usulan Gubernur Jabar Soal Rumah Subsidi Dalam Bentuk Panggung
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:27 WIB
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
Tragedi Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, Tersangka Terungkap!
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 09:11 WIB
Heboh!  Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
Heboh! Skandal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Muka Sang Anak Ditunjukan Ke Publik
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:56 WIB
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
Lonjakan Arus Mudik H-4 Lebaran, Petugas Siap Amankan Titik Rawan Macet di Jalur Bottle Neck
PinNews | Thursday, 27th March 2025 | 08:29 WIB
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
Dugaan Keterlibatan Anggota Brimob dalam Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung
PinNews | Wednesday, 26th March 2025 | 15:54 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta