Penolakan Vaksinasi Terbanyak Di Jakarta, Wagub: Justru Sebaliknya

Oleh CarrisaeltrTuesday, 23rd March 2021 | 15:38 WIB
Penolakan Vaksinasi Terbanyak Di Jakarta, Wagub: Justru Sebaliknya
Penolakan vaksinasi Covid-19 tertinggi, terjadi di Ibukota. Sontak, Wagub Riza pun langsung melakukan pembelaan. (Foto: Wikipedia)

PINUSI.COM – Penolakan vaksinasi Covid-19 paling banyak datang dari warga DKI Jakarta . Hal ini berdasar pada hasil survei yang dirilis lembaga survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC). Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria pun buka suara menanggapi hasil survei ini.

Di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (23/3/2021), Riza—sapaan Wagub—kepada para wartawan, menolak warganya disebut banyak yang menolak. Malah Riza menyebut sebaliknya, dia mengklaim justru warga Jakarta berbondong-bondong ingin segera divaksinasi.

Karena tingginya minat warga, sambung Riza, yang menjadi dasar Pemprov DKI terus meningkatkan fasilitas, jumlah pasokan vaksin maupun pelayanan vaksinasi. Semua ini, jelas dia, dilakukan demi mempercepat layanan vaksinasi bagi warga DKI.

"Artinya keinginan warga jauh lebih tinggi dari pada kemampuan kita menyiapkan vaksin, menyiapkan tenaga, menyiapkan sarana prasarana. Karena warga Jakarta sendiri hampir 11 juta," ucap Riza menepis hasil survei.

Dia melanjutkan, jika pun ada beberapa warga Jakarta yang menolak vaksinasi, disebabkan dua faktor. Dugaan dia, warga menolak karena jumlah produsen vaksin lebih dari satu dan karena tahapannya yang dianggap cukup lama.

"Soal masih ada warga yang menolak itu kan disebabkan oleh beberapa hal. Di antaranya mungkin masyarakat Jakarta masih ingin mengetahui lebih jauh lagi terkait vaksin kan ada beberapa produk. Kemudian yang kedua penolakan itu mungkin bukan semata-mata tidak ingin divaksin, kan memang ada tahapannya," tutup dia.

Penolakan Vaksinasi

Seperti diketahui, SRMC melakukan survei ini pada periode 28 Februari-8 Maret 2021 menggunakan metodologi multi-stage random sampling yang melibatkan 1.220 responden dengan margin of error 3.07 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei ini dibagi menjadi dua demografi, yakni Jawa dan luar Jawa. Hasilnya 33 warga di luar Jawa tidak mau divaksin. Sementara untuk di Jawa, DKI Jakarta menjadi wilayah yang paling tinggi tidak mau divaksinasi Covid-19.

Dalam survei tersebut, SMRC membuat pertanyaan menurut demografi. Ribuan responden yang disurvei, lewat wawancara tatap muka, akan ditanyakan pertanyaan yang berbunyi, jika vaksin tersedia, apakah ibu/bapak akan melakukan vaksinasi COVID-19?

Terkini

Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan, Jasa Marga Dukung Diskresi Polisi dan Imbau Pengguna Antisipasi Kepadatan
Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan, Jasa Marga Dukung Diskresi Polisi dan Imbau Pengguna Antisipasi Kepadatan
PinNews | 11 hours ago
Nova Arianto Bersyukur Usai Kemenangan Timnas U-17 Atas Korea Selatan di Piala Asia 2025
Nova Arianto Bersyukur Usai Kemenangan Timnas U-17 Atas Korea Selatan di Piala Asia 2025
PinSport | 11 hours ago
Ini Alasan Ruben Onsu Mualaf,  Ternyata Bertemu Sosok Ini...
Ini Alasan Ruben Onsu Mualaf, Ternyata Bertemu Sosok Ini...
PinTertainment | 12 hours ago
Lebaran H+5, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung: Satwa Favorit Jadi Daya Tarik Utama
Lebaran H+5, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung: Satwa Favorit Jadi Daya Tarik Utama
PinNews | 15 hours ago
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
PinSport | 15 hours ago
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau  iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
PinTect | Saturday, 5th April 2025 | 10:02 WIB
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
PinTertainment | Saturday, 5th April 2025 | 09:46 WIB
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta