Komisi IX Pertimbangkan Omnibus Law Sektor Kesehatan

Oleh adminnewsMonday, 8th November 2021 | 17:09 WIB
Komisi IX Pertimbangkan Omnibus Law Sektor Kesehatan

Pinusi.com – Komisi IX DPR sedang mempertimbangkan untuk membuat omnibus law peraturan pada sektor kesehatan.

Dalam "Forum Nasional Kemandirian dan Ketahanan Industri Sediaan Farmasi", Emanuel Melkiades Laka Lena selaku wakil ketua Komisi IX DPR mengatakan omnibus law diperlukan untuk menunjang kemandirian nasional pada bidang farmasi dan alat kesehatan.

“Ini wacana yang perlu disiapkan apabila memang kita jadi membuat omnibus law sektor kesehatan untuk mendukung kemandirian sektor farmasi dan alat kesehatan”, ujar Emanuel mengutip Antara, Senin (8/11/2021).

Ia juga mengatakan hal tersebut juga bertujuan agar sektor kesehatan memiliki kapasitas yang baik untuk merespon permasalahan kesehatan di tanah air maupun pandemi Covid-19.

Koordinasi seluruh kementerian dan lembaga diharapkan menjadi lebih optimal degan omnibus law sektor kesehatan. Maka, sektor kesehatan lebih adaptif dengan segala kondisi, termasuk dalam menghadapi pandemi.

Omnibus law merupakan sebuah metode pembuatan regulasi yang mengambil sejumlah aturan di sektor tertentu. Hingga saat ini, sudah ada Omnibus Law Cipta Kerja dan Omnibus Law Harmonisasi Perpajakan.

Emanuel mengatakan bahwa Komisi IX DPR akan terus mendukung regulasi yang Kemenkes dan Kemenperin buat guna mendukung kemandirian industri farmasi nasional.

Selain itu, Komisi IX DPR juga memberi dorongan kepada kedua kementerian tersebut untuk segera membuat peta jalan transformasi sitem kesehatan nasional yang realistis.

Pemanfaatan momentum Covid-19 ini diperlukan oleh Kementerian Kesehatan dan Perindustrian dalam mencapai kemandirian industri farmasi dan alat kesehatan nasional.

Setelah dua tahun menghadapi pandemi, pemerintah penting untuk membuat gambaran tentang progres kemandirian industri farmasi dalam negeri.

“Misalnya dalam hal BBO (Bahan Baku Obat) atau pemanfaatan obat tradisional dalma negeri, kalau boleh, ada gambaran tentang langkah kemajuan dalam hal ini sehingga kita memahami bahwa di tengah pandemi kita lebih berprogres dibandingan sebelumnya”, jelasnya.

Kemudian, Komisi IX DPR RI juga mendorong identifikasi dan penelitian potensi kekayaan alam Indonesia yang berpotensi dijadikan obat tradisional atau Obat Modern Asli Indonesia (OMAI). (ndz)

Terkini

Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan, Jasa Marga Dukung Diskresi Polisi dan Imbau Pengguna Antisipasi Kepadatan
Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan, Jasa Marga Dukung Diskresi Polisi dan Imbau Pengguna Antisipasi Kepadatan
PinNews | in 3 hours
Nova Arianto Bersyukur Usai Kemenangan Timnas U-17 Atas Korea Selatan di Piala Asia 2025
Nova Arianto Bersyukur Usai Kemenangan Timnas U-17 Atas Korea Selatan di Piala Asia 2025
PinSport | in 3 hours
Ini Alasan Ruben Onsu Mualaf,  Ternyata Bertemu Sosok Ini...
Ini Alasan Ruben Onsu Mualaf, Ternyata Bertemu Sosok Ini...
PinTertainment | in 2 hours
Lebaran H+5, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung: Satwa Favorit Jadi Daya Tarik Utama
Lebaran H+5, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung: Satwa Favorit Jadi Daya Tarik Utama
PinNews | 9 minutes ago
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
PinSport | an hour ago
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau  iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
PinTect | 2 hours ago
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
PinTertainment | 2 hours ago
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta