HORE! KINI BELAJAR SUDAH KE SEKOLAH LAGI

Oleh adminnewsMonday, 30th August 2021 | 15:12 WIB
HORE! KINI BELAJAR SUDAH KE SEKOLAH LAGI

Sistem PTM Terbatas berlaku secara bergantian dengan kelas lain agar sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan

PINUSI.COM –  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Sebanyak 610 sekolah yang sudah mulai mengikuti regulasi kali ini, baik SD, SMP bahkan SMA, Senin (30/8/2021).

SDN Cengkareng Barat 15 Pagi, Cengkareng, Jakarta barat contoh sekolah dasar yang sudah melakukan PTM. Murid pun merasa amat senang karena pada akhirnya mereka tidak perlu lagi belajar dalam rumah atau daring.

Tanggapan Wulan (33), salah satu orangtua murid sekolah SDN Cengkareng Barat 15 Pagi yang bekerja tersebut merasa bahagia karena ia tak perlu pusing mengajari anaknya tentang tugas-tugas sekolah yang diemban.

"Seneng sih (sekolah) tatap muka, udah nggak daring lagi, soalnya kalau daring pusing juga ngerjain tugasnya. Pusing karena dari rumah. Udah gitu aku kerja juga. Capenya double," jelas Wulan berdasarkan laman Kompas.com.

Untuk hari ini, sekolah hanya mendatangkan peserta didik secara terbatas dengan spesifikasi umur 6 sampai 10 tahun yang mana mereka menduduki bangku kelas 1 dan kelas 4 SD. Sisanya, akan menunggu giliran PTM terbatas.

Mereka juga boleh diantarkan oleh orangtua masing-masing. Akan tetapi, para pendamping murid hanya boleh berada sampai depan gerbang sekolah. Sedangkan anak harus berjalan sendiri ke dalam kelas dengan mencuci tangan serta pengecekan suhu terlebih dahulu.

Dalam kelas sendiri pun para murid harus menggunakan masker medis, bahkan ada juga yang menggunakan face shield. mereka duduk dengan posisi saling berjarak dengan kapasitas maksimal hanya 50%.

Adapun sekolah tersebut juga mempunyai protokol kesehatan pendukung seperti pamphlet tentang prokes Covid-19 , rambu jaga jarak yang terletak pada ubin lantai, dan sebagainya.

Selain itu, di SDN Ulujami 07 Pagi Jakarta Selatan juga melakukan Pembelajaran Tatap Muka. Melalui prosedur dan protokol kesehatan yang sangat ketat, SDN Ulujami 07 Pagi lolos untuk melakukan uji coba PTM terbatas.

PROSEDUR UJI COBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA

Sebelumnya, adapun prosedur yang harus dilewati adalah mengisi instrument yang dibuat oleh Kemendikbud, mengisi assessment yang diberikan oleh dinas, survey kepada orang tua peserta didik tentang pelaksanaan PTM ini, melengkapi sarana dan prasarana sekolah sesuai dengan Prosedur Kesehatan Covid-19.

Selain itu, para guru lulus dalam pelatihan kegiatan pembelajaran Tatap Muka.

Kegiatan PTM juga berjalan lancar. Para siswa ketika memasuki lingkungan sekolah harus di cek sesuai dengan prosedur kesehatannya. Kegiatan pembelajaran pun hanya berlangsung selama 3 jam di mulai pukul 07.00-10.00.

Para peserta didik pun juga sangat antusias untuk kembali belajar di kelas. Untuk tempat duduk di dalam kelas di atur sesuai prosedur yang ada. Peserta didik yang boleh masuk kedalam kelas hanya 50% dari jumlah keseluruhan siswa.

Laila, guru kelas 4 SDN 07 Pagi ini mengaku sangat senang adanya Pembelajaran Tatap Muka ini dan secara langsung mendapat izin dari dinas setempat.

"Saya sebagai guru kelas 4 sangat bahagia karena diijinkan untuk perdana kembali mengajar di kelas setelah kegiatan pembelajaran secara online selama pandemik Covid-19 ini." sebut Laila dalam keterangan tertulis.

(boy/fe)

Terkini

Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan, Jasa Marga Dukung Diskresi Polisi dan Imbau Pengguna Antisipasi Kepadatan
Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan, Jasa Marga Dukung Diskresi Polisi dan Imbau Pengguna Antisipasi Kepadatan
PinNews | Saturday, 5th April 2025 | 15:07 WIB
Nova Arianto Bersyukur Usai Kemenangan Timnas U-17 Atas Korea Selatan di Piala Asia 2025
Nova Arianto Bersyukur Usai Kemenangan Timnas U-17 Atas Korea Selatan di Piala Asia 2025
PinSport | Saturday, 5th April 2025 | 14:49 WIB
Ini Alasan Ruben Onsu Mualaf,  Ternyata Bertemu Sosok Ini...
Ini Alasan Ruben Onsu Mualaf, Ternyata Bertemu Sosok Ini...
PinTertainment | Saturday, 5th April 2025 | 13:43 WIB
Lebaran H+5, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung: Satwa Favorit Jadi Daya Tarik Utama
Lebaran H+5, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung: Satwa Favorit Jadi Daya Tarik Utama
PinNews | Saturday, 5th April 2025 | 11:30 WIB
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
PinSport | Saturday, 5th April 2025 | 10:42 WIB
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau  iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
PinTect | Saturday, 5th April 2025 | 10:02 WIB
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
PinTertainment | Saturday, 5th April 2025 | 09:46 WIB
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta