Kepala BKPM Sebut Kualitas Lokal Di Atas Aspal Impor

Oleh CarrisaeltrSunday, 28th February 2021 | 21:47 WIB
Kepala BKPM Sebut Kualitas Lokal Di Atas Aspal Impor

Kepala BKPM klaim aspal Buton mampu pasok separuh kebutuhan konsumsi nasional, jika dikelola baik.

PINUSI.COM – Kepala BKPM, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia dalam jumpa pers pada Minggu (28/2/2021) mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini sedang kecanduan aspal impor, alias belum bisa berhenti mengimpor aspal.

Jumpa pers yang digelar di sela-sela kunjungan Bahlil ke Buton Sulawesi Tenggara untuk menyerahkan insentif libur bayar pajak, ke PT Kartika Rima Abadi. Bahlil sebut jumlah aspal impor Indonesia mencapai jutaan ton.

Dia berharap insentif tersebut bisa membantu pihak PT Kartika Rima Abadi dalam menghasilkan 500 ribu ton aspal . "Indonesia sampai dengan sekarang masih mengimpor kurang lebih sekitar 1,3 juta ton aspal," kata Kepala BKPM, Bahlil dalam konferensi pers yang ditayangkan di YouTube BKPM, Minggu (28/2/2021).

Bahlil menyinggung hasil alam melimpah yang dimiliki pulau Buton adalah aspal Buton. Menurutnya butuh perbaikan di sisi pengelolaannya, serta mengingatkan bahwa kehadiran pabrik aspal berkelas internasional juga tidak kalah penting.

"Di Pulau Buton terdapat sumber daya alam kita yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda yang namanya aspal Buton, namun harus diakui pengelolaannya belum dilakukan secara baik.," tutur dia.

Dia menegaskan adanya pabrik sekelas itu, bisa diharapkan mampu menyuplasi kebutuhan aspal nasional. "Bahwa hari ini yang kita resmikan dan kita memberikan tax holiday itu baru kapasitas 100 ribu per tahun. Tetapi dalam rencana investasi 2024 sudah mencapai 500 ribu ton per tahun. Artinya kebutuhan konsumsi nasional 50 persen sudah bisa menghasilkan dari sini," tuntasnya.

Terkini

Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan, Jasa Marga Dukung Diskresi Polisi dan Imbau Pengguna Antisipasi Kepadatan
Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan, Jasa Marga Dukung Diskresi Polisi dan Imbau Pengguna Antisipasi Kepadatan
PinNews | in 2 hours
Nova Arianto Bersyukur Usai Kemenangan Timnas U-17 Atas Korea Selatan di Piala Asia 2025
Nova Arianto Bersyukur Usai Kemenangan Timnas U-17 Atas Korea Selatan di Piala Asia 2025
PinSport | in an hour
Ini Alasan Ruben Onsu Mualaf,  Ternyata Bertemu Sosok Ini...
Ini Alasan Ruben Onsu Mualaf, Ternyata Bertemu Sosok Ini...
PinTertainment | in 20 minutes
Lebaran H+5, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung: Satwa Favorit Jadi Daya Tarik Utama
Lebaran H+5, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung: Satwa Favorit Jadi Daya Tarik Utama
PinNews | 2 hours ago
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Korea Selatan, Puncaki Grup C Piala Asia U-17 2025
PinSport | 3 hours ago
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau  iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
Bingung Mau Beli iPhone 16 atau iPhone 16 Plus, Ini Perbedaannya yang Paling Signifikan
PinTect | 3 hours ago
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
Ini Syarat yang Diajukan Ridwan Kamil Jika Lisa Mariana Indin Tes DNA
PinTertainment | 4 hours ago
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
Di Sponsori Waketum, DPP PBB Bagi-Bagi Takjil Gratis Bergizi
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 16:29 WIB
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
Merry Riana Education Raih Excellence Performance Award
PinNews | Saturday, 29th March 2025 | 07:44 WIB
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
2 Menteri, PKP Dan Menkes Lakukan MoU Untuk Pengadaan 30 Ribu Rumah Subsidi Khusus Nakes
PinNews | Friday, 28th March 2025 | 10:20 WIB
© 2025 Pinusi.com - All Rights Reserved
Setia mengabarkan berita dan fakta