search:
|
PinNews

Partai Nasdem Pecat Syahrul Yasin Limpo

wisnuhasanuddin/ Kamis, 11 Jul 2024 18:00 WIB
Partai Nasdem Pecat Syahrul Yasin Limpo

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali menegaskan, terpidana kasus korupsi Syahrul Yasin Limpo sudah tidak lagi bagian dari Partai Nasdem. Foto: INSTAGRAM@AHMADALI


PINUSI.COM - Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali menegaskan, terdakwa kasus korupsi Syahrul Yasin Limpo sudah tidak lagi bagian dari Partai Nasdem.

Ali mengatakan, partainya memiliki ADART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) terkait status anggotanya harus berhenti dengan sendirinya, jika menjadi terdakwa.

"Karena memang di internal, begitu dia ditetapkan sebagai terdakwa, itu otomatis langsung berhenti dengan sendirinya," kata Ali.

Ali juga menyebut partainya tidak akan segan-segan memecat kadernya jika terbukti bersalah dalam norma, terutama korupsi.

Sehingga, jika SYL dipertahankan sebagai kader, hal itu akan menimbulkan sikap skeptis di kalangan publik, dan menjadi citra buruk Nasdem.

"Kalau enggak dipecat akan menimbulkan pertanyaan lain, ada apa diperlakukan berbeda dengan yang lain?"

"Di aturan internal kita memang sudah jelas," tegasnya.

Ia pun menjelaskan kepada publik terkait keanggotaan SYL di Nasdem yang tidak perlu diperdebatkan lagi, karena SYL sendiri telah mengundurkan diri.

"Itu tidak perlu diperdebatkan lagi, karena sudah menjadi batu di internal Nasdem bukan hanya SYL, tapi semya yang terlibat kasus," tuturnya.

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara, kepada mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kamis (11/7/2024).

SYL dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum, melakukan pemerasan di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan). (*)



Editor: Yaspen Martinus
Penulis: wisnuhasanuddin

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook